nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Denpasar Curhat Sulit Dapat Akses ke Pantai untuk Upacara ke Wayan Koster

Nurul Hikmah, Jurnalis · Senin 05 Maret 2018 23:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 05 340 1868354 warga-denpasar-curhat-sulit-dapat-akses-ke-pantai-untuk-upacara-ke-wayan-koster-uU7SLHsJfo.jpg Cagub Bali Wayan Koster. (Foto: Ist)

DENPASAR – Mayoritas warga dari puluhan banjar yang ditemui Calon Gubernur Bali nomor urut 1 Wayan Koster adalah sulitnya akses masuk ke pantai untuk keperluan upacara. Sudah beberapa lama warga mengeluhkan hal ini, namun belum mendapatkan solusi yang cukup baik. Menanggapi keluhan warga, Koster langsung menjawabnya.

Dia mengatakan, Pemerintah Provinsi Bali memiliki lahan yang tersebar di berbagai daerah, termasuk Kota Denpasar.

"Tanah provinsi itu banyak tersebar di Denpasar ini. Kalau itu diperlukan untuk kepentingan pembangunan fasilitas sosial dan desa adat, kami akan hibahkan langsung jika terpilih pada 27 Juni mendatang," terangnya di Denpasar, Senin (5/3/2018).

Pihaknya mengatakan, banyak warga Kota Denpasar kesulitan mencari lahan untuk fasilitas sosial. "Sulit memang mencari lahan di sini. Tapi kalau diperlukan, kita akan hibahkan tanah provinsi itu. Seperti di Penatih itu perlu membangun sekolah negeri SMP, karena belum ada. Di sana kebetulan ada lahan provinsi, silakan dipakai daripada digunakan untuk keperluan oleh orang tidak bertanggungjawab," jelasnya.

Selain akses lahan untuk pembangunan fasilitas sosial, warga juga mendapat keluhan mengenai sulitnya akses ke pantai untuk kepentingan upacara.

"Denpasar ini betul-betul kesulitan lahan, termasuk juga aspirasi penggunaan lahan untuk jalur melasti ke pantai," paparnya.

(Baca Juga: Kunjungi Pasar, Wayan Koster Disambut Pantun Pedagang)

Di Pantai Padanggalak, dari aspirasi yang diserapnya warga kesulitan mengaksesnya dengan berbagai alasan. Dia menjelaskan, untuk ke depan akan pihaknya akan membukakan aksesnya.

“Masak untuk kepentingan upacara, adat dan agama, yang penting-penting bagi masyarakat Bali ini susah. Tidak boleh itu. Kalau urusan adat, agama, tradisi harus dipermudah," paparnya.

(Baca Juga: Partai Koalisi Optimis Bisa Menangkan Koster-Ace dengan Raihan 70% Suara di Pilgub Bali)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini