nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PPATK Pantau Transaksi Keuangan Calon Kepala Daerah dan Pendukungnya

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 06 Maret 2018 18:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 06 337 1868750 ppatk-pantau-transaksi-keuangan-calon-kepala-daerah-dan-pendukungnya-onvOsEUVBX.jpg (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

JAKARTA – Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sedang memantau transaksi keuangan dalam jumlah besar menjelang Pilkada Serentak 2018. Dalam hal ini, PPATK memantau transfer dana yang dilakukan para calon kepala daerah dan para pendukungnya.

Sebagaimana hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo‎, usai bertemu pimpinan PPATK untuk membahas sejumlah penguatan antar kedua lembaga, pada hari ini.

"PPATK juga akan memonitor dalam Pilkada ini, (pengawasan) itu adalah sekiranya ada transfer-transfer besar yang terkait orang-orang yang baik running menjadi calon atau pendukung pendukungnya itu akan ditelusuri juga," kata Agus di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (6/3/2018).

Menurut Agus, pihaknya dengan PPATK memang sedang menjalin kerjasama untuk pembuatan data mengenai Politically Exposed Person (PEPs) atau ‎aplikasi yang berisikan data informai dari orang-orang yang memiliki power atau pengaruh terhadap pengambilan kebijakan publik.

"Jadi, nanti orang-orang yang secara politik kemudian mempunyai pengaruh besar itu kemudian dimonitor dan itu tidak hanya pejabat publik, tapi juga bisa pengusaha gitu ya. Itu nanti data itu, KPK akan mendapatkan secara langsung dari PPATK," terang Agus.

Sementara itu, Kepala PPATK, Kiagus Badaru‎ddin menyatakan akan menyerahkan data-data adanya dugaan transaksi uang yang dilakukan para calon kepala daerah. Namun, PPATK masih memerlukan waktu untuk mengumpulkan data-data tersebut.

"‎Nanti dong (disetorkannya). Harus sesuai dengan keadaan, jadi kita bukan mengarang-ngarang atau menargetkan. Itu kan enggak baik," kata Kiagus.

Ia membeberkan transaksi-transaksi calon kepala daerah yang dipantau PPATK jelang kontestasi Pilkada Serentak. Salah satunya transaksi yang dipantau yakni pada tahap pendaftaran, kampanye, pemungutan suara, penghitungan suara, hingga pengesahan suara.

(Baca Juga: Mendagri: Pilkada Serentak 2018 Punya Tingkat Kerawanan Tinggi)

"Semuanya (rawan). Jadikan pas tahapannya itu, mulai dari tahap pendaftaran, kemudian tahap kampanye, kemudian tahap pemungutan suara, penghitungan suara, tahap pengesahan suara, nah timing seperti itu yang kita awasi," pungkasnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini