Jelang Pilkada Serentak, Mabes Polri Pantau Medsos 24 Jam

Badriyanto, Jurnalis · Selasa 06 Maret 2018 20:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 06 337 1868820 jelang-pilkada-serentak-mabes-polri-pantau-medsos-24-jam-uGlMdCehXj.jpg Karopenmas mabes Polri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Muhammad Iqbal menyampaikan, pihaknya akan melakukan pemantauan akun-akun media sosial (Medsos) sebagai antisipasi penyebaran hoax dan ujaran kebencian menjelang perhelatan Pilkada serentak 2018.

"Kami melakukan patroli Siber 24 jam, apalagi kontestasi Pilkada sudah mulai panas, kami sangat perlu menginisiasi penegakan hukum karena itu salah satu cooling sistem," kata Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (6/3/2018).

Menurut Iqbal, berita hoak dan ujaran biasanya berkeliaran pada saat menjelang Pilkada dengan tujuan tertentu sebagaimana dilakukan oleh sindikat yang bersarang di The Family Muslim Cyber Army (MCA) maupun Saracen yang sudah berhasil dibongkar oleh pihak kepolisian.

"Sehari sekitar 10, sebulan 300 akun, sampai hari ini ada 642, itu yang kita temukan, lalu diselidiki. Ada puluhan perhari tapi yang didalami sehari 10, ada yang diblokir, ada yang didalami, ada yang lanjut penyelidikan. Kita lihat dari kontennya," bebernya.

Polisi tidak menginginkan pelaku itu terus memproduksi dan menyebar luaskan berita bohong hingga meresahkan masyarakat. Polisi juga terus akan melakukan filterisasi sebagai penyeimbang berita-berita yang belum jelas kebenarannya itu.

"Tim terus bekerja, jangan coba-coba lah untuk memutarbalikan fakta untuk kepentingan pribadi atau golongan, mempengaruhi pikiran masyarakat sehingga nanti ujungnya memecah belah bangsa untuk Harkamtibmas," pungkasnya.

Seperti diketahui, Satgas Nusantara Mabes Polri telah membongkar sindikat penyebar berita hoak yang bersarang di MCA, yang ternyata anggotanya juga tidak berbeda dengan Saracen. Setidaknya sudah ada 7 orang yang diciduk secara serentak oleh aparat kepolisian berkaitan dengan MCA tersebut.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini