nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5.034 Jiwa Mengungsi Akibat Longsor dan Tanah Bergerak di Kuningan

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis · Selasa 06 Maret 2018 14:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 06 525 1868580 5-034-jiwa-mengungsi-akibat-longsor-dan-tanah-bergerak-di-kuningan-yVH4yzrJev.jpg Warga korban longsor dan tanah bergerak mengungsi (Foto: Dwi Ayu)

KUNINGAN - Bencana tanah longsor dan pergerakan tanah melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Akibatnya, 5.034 jiwa mengungsi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin menyebutkan tujuh kecamatan di antaranya Karangkancana, Ciniru, Kadugede, Maleber, Cibereum, Subang dan Hantara. Dari tujuh kecamatan tersebut sebanyak 11 desa terdampak.

"Ada 1.449 KK atau 5.034 jiwa yang mengungsi," katanya, Selasa (6/3/2018). (Baca Juga: Longsor di Kuningan, 1.500 Jiwa Mengungsi)

Para pengungsi tersebut, lanjutnya, tersebar di sejumlah wilayah dan kerabat mereka. Hingga tempat tinggal mereka aman barulah para pengungsi kembali namun ada juga yang meminta direlokasi karena khawatir mengancam keselamatan.

"Bencana tersebut diakibatkan hujan deras yang terus menerus mengguyur wilayah Kuningan," ungkapnya.

(Baca Juga: Longsor Melanda Kuningan dan Garut, Ratusan Warga Mengungsi)

Sementara Ketua RT 1 RW 1 Desa Pinara, Kecamatan Ciniru, Jaya Saputra menambahkan, warganya sudah seminggu lebih mengungsi, ada sekira 96 warga. Bencana tersebut diakibatkan hujan yang terus mengguyur wilayahnya.

"Kami berharap bisa direlokasi ke tempat yang lebih aman karena di permukiman yang dulu tidak aman khawatir mengancam keselamatan," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini