Polisi Kantongi Nama-Nama Diduga Donatur Bacawabup Garut Soni Sondani

CDB Yudistira, Jurnalis · Selasa 06 Maret 2018 15:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 06 525 1868618 polisi-kantongi-nama-nama-diduga-donatur-bacawabup-garut-soni-sondani-4HSIyouJus.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

BANDUNG - Polisi masih melakukan pendalaman terhadap Soni Sondani, bakal calon wakil bupati (cawabup) Garut, yang juga tersangka dalam kasus suap di rangkaian tahapan penetapan Pilkada Garut.

Polisi diketahui telah mengantongi penyandang dana terhadap Soni. Hal ini ditegaskan Dirkrimum Polda Jabar, Kombes Pol Umar Surya Fana.

"Hasil pemeriksaan Soni, ditemukan beberapa nama yang menyetorkan dana ke rekening Soni," kata Umar dalam pesan singkatnya, yang diterima wartawan, Selasa (6/3/2018).

Namun begitu, Umar enggan menuturkan siapa saja dan ada berapa orang yang diduga sebagai penyandang dana terhadap Soni. "Sedang kami dalami hari ini, siapa-siapa mentransfer dan apa tujuannya," tutup Umar.

(Baca Juga: Komisioner Panwaslu dan KPU Garut Terjaring OTT, Satgas Antipolitik Uang Polri Intai Wilayah Lain)

Seperti diketahui, kasus ini berawal saat KPU telah menetapkan empat pasangan calon‎ bupati dan wakil bupati Garut di Pilkada 2018. Yakni, Rudy Gunawan - Helmi Budaman yang diusung Partai Gerindra, PKS dan Nasdem. Agus Hamdani-Pradana Aditya diusung PPP, PAN dan Hanura. Imam Alirahman dan Dedi Hasan diusung Golkar dan PDIP serta calon perseorangan, Suryana dan Wiwin Suwindaryati.

Adapun dua pasangan calon independen gagal ditetapkan yakni Agus Supridi-Imas Aan Ubudiyah dan Soni Sondani-Usep Nurdin, karena kurang jumlah dukungan. ‎Kedua pasangan calon sempat menggugat keputusan KPU Garut soal itu.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, kasus ini bermula saat KPU tidak menerima dan menetapkan calon independen dari pasangan Soni Sondani dan Usep Nurdin. Namun, tim sukses mereka, Didin Wahyudin sebelumnya diduga memberikan sejumlah uang pada Ade Sudrajat dan Heri Hasan Basri.

Kesal karena jagoannya tidak ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati Garut, Didin Wahyudin lantas membeberkan kasusnya itu pada polisi. Meski begitu, Didin Wahyudin juga turut diamankan polisi bersama komisioner KPU dan ketua Panwaslu.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini