nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tertibkan Lalu Lintas, Polwan Joget 'Jaran Goyang' dan Jadi Badut

Prayudha, Jurnalis · Rabu 07 Maret 2018 12:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 07 340 1869048 tertibkan-lalu-lintas-polwan-joget-jaran-goyang-dan-jadi-badut-qu6B0ChXBi.jpg Aksi polwan joget. (Foto: Prayudha/Okezone)

MAKASSAR - Ada yang berbeda dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Satlantas Polres) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk melakukan penertiban bagi para pengguna jalan yang asyik menggunakan handphone saat berkendara di Jalan Tomanurung, .

Polisi wanita (polwan) turut dikerahkan saat pemeriksaan surat kendaraan bermotor. Polwan-polwan cantik itu juga turun ke jalan dengan berjoget sembari diiringi lagu dangdut 'Jaran Goyang'. Aksi mereka juga ditemani badut imut yang merupakan simbol keselamatan berlalu lintas.

Kasat Lantas, Polres Gowa, AKP Fara mengatakan, untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman di Sulsel, pihaknya ingin mengubah citra aparat kepolisian yang dulunya tegas kini semakin ramah dan dekat terhadap masyarakat.

Namun lanjut Fara, kepedulian terhadap keselamatan dalam berlalu lintas masih saja kurang pengetahuan akan hal itu masih kurang. Tak hanya itu, pengguna jalan yang menggunakan handphone dan merokok juga masih sangatlah banyak.

"Maka dari itu polwan dan atribut badut yang digunakan kali ini juga kita kemas sedemikian rupa agar para pengguna jalan tidak kaku dan takut akan kehadiran polisi. Operasi taat berlalu lintas kali ini juga dilakukan untuk mengingatkan pentingnya keselamatan berlalu lintas,"kata Fara saat melakukan operasi tertib berlalu lintas.

(Baca juga: Di Balik Helm Penunggang Motor Gede, Ada Senyum Menawan Milik Polwan)

Ia melanjutkan, berkendara sambil memainkan telefon melanggar aturan yang telah ditetapkan. Menurut dia, jika ditemukan adanya pengendara yang memainkan ponsel saat berkendara akan diberi sanksi tilang.

Tak hanya itu, peraturan tersebut juga diberlakukan untuk para pengemudi transportasi online karena kerap menggunakan ponsel saat berkendara untuk melihat GPS. "Penggunaan HP itu dilarang, sudah ada ketentuannya dalam Pasal 106, kami tilang. Akan tetapi operasi kali ini hanyalah berupa teguran saja. Nanti akan kami tindak tegas,"jelasnya.

Menurut dia, penggunaan ponsel saat berkendara dapat mengganggu konsenterasi pengendara. Hal tersebut sangat berbahaya bagi si pengendara atau pun orang lain. "Bahayanya dapat menimbulkan kecelakaan yang cukup tinggi. Bisa terjadi kecelakaan, kalau pegang HP terus malah melanggar rambu, jadi bisa saja ditilang," jelasnya.

 Sementara di dalam konstitusi aturan ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1, disebutkan bahwa "setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi".

Sementara itu, dalam Pasal 283 disebutkan bahwa "setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp750.000".

Fara membeberkan, semakin hari semakin banyak anak yang terlibat kecelakaan lalu lintas. Tak tanggung, hingga bulan Februari saja jumlah peningkatan kecelakaan yang terjadi di Gowa masih didominasi oleh usia produktif. "Tingkat peningkatannya sendiri mencapai 58 persen kasus kecelakaan yang terjadi hingga Februari bulan lalu dan didominasi oleh remaja,"jelasnya.

Untuk itu, pihaknya akan makin gencar melakukan operasi taat berlalu lintas hingga para pengguna jalan tidak lagi menggunakan handphone dan lebih bijak lagi dalam berkendara. "Tujuannya untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan lancar dengan indikator turunnya jumlah laka baik kualitas dan kuantitasnya," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini