nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Asyik Pesta Sabu, Anak Wakil Bupati Maros Ditangkap Polisi

Prayudha, Jurnalis · Rabu 07 Maret 2018 17:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 07 340 1869236 asyik-pesta-sabu-anak-wakil-bupati-maros-ditangkap-polisi-mQHHwz5kyX.jpg Penangkapan Anak Wakil Bupati Maros saat Pesta Sabu (foto: Ist)

MAKASSAR - Kasus penyalahgunaan narkoba kembali terjadi oleh keluarga pejabat instansi pemerintahan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kali ini melibatkan anak kandung Wakil Bupati Kabupaten Maros, A Harmil Mattotorang.

Penangkapa tersebut dibenarkan oleh, Kabid Humas Polda Sulsel, Komisaris Besar Dicky Sondanny. Menurutnya, pelaku ditangkap oleh aparat kepolisian saat sedang asyik berpesta sabu dengan tiga orang rekannya.

(Baca Juga: Pesta Sabu di Hotel, Kepala Desa Inhu Riau Ditangkap)

"Mereka diamankan saat sedang asyik berpesta sabu dengan satu orang oknum yang berprofesi sebagai PNS di kabupaten tersebut," kata Dicky.

Dia menjelaskan, putra ketiga Wakil Bupati Maros tersebut diketahui bernama Arjab Ajib Mattotorang (32) yang ditangkap saat asyik pesata sabu berdasarkan hasil laporan warga setempat. Hingga saat ini aparat kepolisian sedang mendalami kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu tersebut.

"Dia dibekuk berdasarkan hasil laporan warga dan kasusnya kini masih didalami," jelasnya.

Kasus penangkapan tersebut dimulai dari rumah Arjab, Jalan Cemara Alliritengngae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. Selain putra Wakil Bupati Maros, polisi juga menciduk tiga orang lainnya, yakni Yusri (36) rekan sejawat Arjab sebagai PNS Pemkab Maros, serta wiraswasta Haeril (25), dan Haerul (31).

Selanjutnya polisi mengejar bandar peredaran sabu yang diduga memasok barang haram tersebut ke putra wakil bupati itu. Diduga pelaku merupakan warga Makassar.

(Baca Juga: Oknum PNS Diduga Jadi Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi)

Namun, Kepala Subdit II, Resnarkoba Polda Sulsel, Ajun Komisaris Besar, Musa membeberkan hingga saat ini anak bupati tersebut masih dalam proses pemeriksaan secara maraton. Namun, untuk penetapan dan keberpihakan dirinya terhadap penyalahgunaan narkoba masih didalami.

"Kita masih periksa kebetulan kita masih diluar," jelas Musa.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini