nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masuk Zona Merah, Polres Jakbar Musnahkan 1,3 Ton Ganja dan 1.916 Ekstasi

Chyntia Sami B, Jurnalis · Kamis 08 Maret 2018 16:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 08 338 1869739 masuk-zona-merah-polres-jakbar-musnahkan-1-3-ton-ganja-dan-1-916-ekstasi-8ypQ1xalDh.jpg Pemusnahan Narkoba oleh Polres Jakarta Barat (foto: Chyntia/Okezone)

TANGERANG - Sebanyak 1,3 ton narkotika jenis ganja, 1.916 butir ekstasi, 280 butir happy five dan 6,3 kilogram sabu dimusnahkan oleh jajaran Polres Metro Jakbar di Sanitari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (8/3/2018).

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengky Hariyadi mengatakan, pemusnahan narkoba tersebut merupakan barang bukti hasil operasi yang dilakukan oleh timnya sejak awal tahun 2018.

(Baca Juga: Anak Wakil Bupati Maros Ternyata Sudah 5 Tahun Pakai Sabu)

"Ini hasil kalkulasi dari sejumlah operasi yang telah dilakukan. Total pelaku yang diamankan ada 235 tersangka. Jadi, kalau dirata-rata Jakarta Barat per harinya bisa tangkap 3 tersangka," ujar Hengky di Tangerang.

Pemusnahan Narkoba oleh Polres Jakbar (foto: Chyntia/Okezone)

Berbagai jenis narkotika dari hasil operasi sebanyak 226 kasus tersebut dimusnahkan dengan beragam cara. Narkotika jenis ganja dimusnahkan dengan cara dibakar sementara yang lainnya dimusnahkan dengan cara diblender.

Hengky menjelaskan, wilayah Jakarta Barat diakuinya telah masuk dalam zona merah, baik tindakan kriminal maupun penyebaran narkotika. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya hasil tangkapan barang bukti narkotika selama 2 bulan terakir yang telah dimusnahkan hari ini.

"Narkotika dan obatan terlarang ini memang selalu menyasar penyebarannya di Jakarta Barat. Maka dari itu wilayah kami masuk dalam zona merah," tuturnya.

Dari hasil pemetaan yang telah dilakukan, pihak kepolisian pun telah menemukan banyak pabrik narkotika yang beroperasi di wilayah Jakarta Barat. Hal tersebutlah yang menyebabkan peredaran narkotika di wilayah Jakarta Barat menjadi sangat tinggi.

(Baca Juga: BNN Kembali Sita 53,9 Kg Sabu & 70 Ribu Pil Ekstasi)

Hengky mengaku, hingga kini pihaknya terus berusaha untuk mengantisipasi meluasnya peredaran narkotika di Jakarta Barat. Salah satunya dengan terus melakukan berbagai macam operasi narkotika di seluruh penjuru wilayahnya.

"Saat ini memang tujuan utama Jakbar. Namun, kami terus berupaya untuk menggagalkan secara nasional agar barang tidak masuk ke Indonesia dengan adanya penangkapan," tandasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini