nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Akan Tuntaskan Kasus Teror Novel Baswedan

Badriyanto, Jurnalis · Jum'at 09 Maret 2018 16:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 09 337 1870312 polisi-akan-tuntaskan-kasus-teror-novel-baswedan-5r24460Dzd.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo di Polda Metro Jaya (foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono kembali menegaskan, pihaknya masih siap dan berkomitmen untuk menyelesaikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Intinya kita masih komitmen untuk menyelesaikan kasus itu," kata Argo saat ditanya wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Argo menjelaskan, polisi tidak bekerja sendirian untuk mengungkap para pelaku yang diduga lebih dari satu orang itu. Jadi publik tidak perlu khawatir dengan kerja polisi karena sudah resmi melibatkan penyidik dari internal KPK, yang bertugas memantau perkembangan proses penyelidikan yang dilakukan oleh polisi.

"Kita kan sudah ada tim dari KPK yang bergabung dengan kita. KPK bersama kita sudah bekerjasama kira-kira apa yang sudah dilakukan kepolisian dilihat sama yang dari KPK kira-kira ada kekurangan apa ditambahi," jelas Argo.

Mantan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur itu mengatakan, penyidik juga telah siap mengambil keterangan lanjut terhadap Novel Baswedan. Hanya saja yang bersangkutan masih belum memungkinkan untuk dimintai keterangannya karena masih tahap pemulihan setelah pulang dari Singapura.

Manurut Argo, masih ada sekian pernyataan yang belum sempat terjawab oleh Nobel Baswedan saat dilakukan pemeriksaan di Singapura selaku korban. Sisa pernyataan itulah yang akan dikonfirmasi kembali setelah Novel Baswedan betul-betul sehat.

"Sekarang kita juga masih menunggu yang bersangkutan kesediaannya untuk diperiksa, kita masih ada pertanyaan untuk yang bersangkutan," pungkas Argo.

Sekadar informasi, peristiwa penyerangan Novel Baswedan terjadi pada Selasa 11 April 2017 silam, dengan kata lain sudah hampir genap satu tahun pelaku masih saja bebas berkeliaran. Setelah menjalani perawatan di Singapura akhirnya Novel Baswedan telah diperbolehkan pulang ke Indonesia.

Masih berkaitan dengan kasus tersebut, polisi telah merilis empat sketsa wajah diduga pelaku yang kemudian disebarkan ke seluruh pelosok Indonesia. Polisi berharap apabila masyarakat memiliki informasi penting atau melihat orang mirip dengan skesta itu agar segera melapor untuk ditindaklanjuti.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini