nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa ITS Ciptakan Sistem Pengendali Hidroponik

Shara Nurachma, Jurnalis · Minggu 11 Maret 2018 16:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 09 65 1870187 mahasiswa-its-ciptakan-sistem-pengendali-hidroponik-6K1PJspg4T.jpg Foto: Dok ITS

JAKARTA - Tiga Mahasiswa Teknik Komputer Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Andre Dwi Herdhiyanto, Dian Azmi Habibi, dan Aldiansyah Ramadlan menciptakan pengendali sistem hidroponik IPONIC (Internet of Things untuk Pemantauan dan Pengendalian Hidroponik) berjenis Nutrient Film Technique (NFT). Dimana akar tanaman terendam pada cairan yang mengandung nutrisi dan air yang bersirkulasi selama 24 jam terus menerus.

“Karena sistem hidroponik ini pemantauannya selama 24 jam terus menerus, kami merasa perlu adanya terobosan baru dengan teknik dan proses secara otomatis serta perlakuan jarak jauh dengan IPONIC. Lebih efisien dan menghemat waktu,” jelas Dian Azmi Habibi seperti dilansir laman ITS, Minggu (11/3/2018).

IPONIC akan mendeteksi suhu pada hidroponik berdasarkan kondisi suhu air serta kondisi pH air dimana pH idealnya 5.5-6.5 dan suhu normalnya 21◦− 30◦ Celcius, jika suhu hidroponik lebih tinggi atau rendah daripada suhu normal maka sistem akan menyalakan pendingin atau pemanas. Sementara pada sistem pemantauannya menggunakan sensor pH DF Robot dan sensor suhu DS18B20.

Kondisi hidroponik yang sudah terdeteksi dan terpantau sensor akan direkam dan diproses oleh mikrokontroller ATMega328 dengan board Arduino Uno. Kemudian, server IPONIC akan mengirimkan data-data tersebut ke aplikasi smartphone Android pemilik. Jadi, pengguna hidroponik sayuran dapat melakukan pemantauan serta pengendalian terhadap sistem hidroponik mereka.

IPONIC juga dapat mendeteksi jika parameter pH tanaman terlalu basa, katup pengontrol H3PO4 (asam fosfat) akan terbuka dan sebaliknya. Pengontrolan dilakukan terus-menerus hingga mencapai pH dan suhu yang normal.

Aman atau tidaknya ketinggian air hanya dikontrol dengan sistem pembandingan data ketinggian sebelumnya. Semua sensor pengontrolan telah diuji kualitasnya dan terletak di tandon hidroponik. Dengan menggunakan IPONIC, pertumbuhan dan perkembangan sayuran akan lebih baik dan berkualitas.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini