nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Asah Soft Skill Mahasiswa, Universitas Bakrie Gelar Seminar Public Speaking

Shara Nurachma, Jurnalis · Jum'at 09 Maret 2018 14:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 09 65 1870234 asah-soft-skill-mahasiswa-universitas-bakrie-gelar-seminar-public-speaking-8yz21M1VOd.jpg Foto: Shara Nurachma/Okezone

JAKARTA - Universitas Bakrie mengadakan acara Seminar Public Speaking bertema 'Be Confident Be You' di Studio 1 XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Dalam kesempatan tersebut, presenter kondang Kemal Mochtar Vivaveni hadir menjadi pembicara. Acara seminar ini merupakan rangkaian acara launching Program Belajar Bersama Academy. Belajar Bersama Academy merupakan kegiatan dari bagian kemahasiswaan Universitas Bakrie untuk memberi pelatihan soft skill kepada mahasiswa.

"Nanti ada macam-macam kegiatan seperti belajar negosiasi, teknik wawancara dan masih banyak lagi. Kita mengharapkan bisa memanfaatkan ruang kelas. Nanti learning by doing. Jadi diberi pembekalan sekali dan mereka bisa mempraktikannya," kata Wakil Rektor Universitas Bakrie, Achmad Reza Widjaja kepada Okezone.

Dalam kesempatan itu, Presenter Kemal banyak memberi pengetahuan baru dan menarik untuk mahasiswa seperti teknik olah vokal, intonasi suara, pemilihan kata-kata, aksentuasi, artikulasi, kecepatan bicara, senam muka, postur yang baik, hingga tips agar napas tak terdengar saat bicara menggunakan microphone.

Kemal juga menjelaskan bahwa seni berbicara di depan umum harus mempunyai poin yang dituju dan semua yang dibicarakan adalah menjadi tanggung jawab pribadi.

Menurutnya, melatih public speaking penting dan sangat berguna untuk banyak hal seperti wawancara kerja. Selain itu, lanjut Kemal, kita harus selalu mengasah bakat dan komunikasi nonverbal sebab tubuh berbicara lebih banyak daripada mulut. Ia juga mengatakan bahwa dalam public speaking harus selalu yakin dengan apa yang dilakukan namun tetap memperhatikan gestur. Jika kita percaya dengan apa yang kita ucapkan dan lakukan, maka gesture akan terbentuk secara alami.

"Berbicara di depan umum tidak sama dengan bicara depan teman. Saya harap kalian yang ingin jadi public speaker bisa memberi influence yang baik. Kita harus mencari karakter yang cocok dengan kita, tetap be yourself but the best of you," kata Kemal.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini