nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seorang Kakak di Ambon Tebas Adik Kandungnya Pakai Parang

Agregasi Antara, Jurnalis · Sabtu 10 Maret 2018 13:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 10 340 1870721 seorang-kakak-di-ambon-tebas-adik-kandungnya-pakai-parang-kdzQvchQa8.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

AMBON - MH alias Marsel (37) tega menebas adik kandungnya Stenly Hitijahubessy (35) dengan menggunakan parang. Aksi brutal itu dipicu lantaran adiknya sering ribut dengan istrinya yang tinggal serumah.

Penyididk Polres Pulau Ambon dan PP Lease hingga kini masih memproses berkas perkara dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan tersangka.

"Penyidikan masih dilakukan polisi dengan memanggil sejumlah saksi guna dimintai keterangan," kata Kasat Reskrim Polres setempat, AKP Teddy di Ambon, Sabtu (10/3/2018).

Kasus dugaan penganiayaan dengan menggunakan benda tajam ini dilakukan tersangka pada Rabu 7 Maret 2018 lalu sekira pukul 21.45 WIT bertempat di Kayu Putih, Kecamatan Sirimau (Kota Ambon).

Teddy menuturkan, peristiwa ini bermula dari pertengkaran mulut antara korban dengan istri pelaku bernama Fintje Hitijahubessy. Pelaku berprofesi sebagai pelaut dan jarang ada di rumah bersama istri dan korban maupun orangtua mereka. Pertengkaran mulut antara korban dengan istri pelaku memang sudah sering terjadi, namun pertengkaran itu tak diketahui pelaku.

Hanya saja istri pelaku sering melaporkan suaminya kalau sering terjadi pertengkaran mulut dengan Stenly hingga membuat tersangka dendam. Ketika pelaku sedang berada di rumah dan terjadi pertengkaran antara istrinya dengan korban, pelaku jadi emosi dan mengambil sebilah parang di dalam dapur kemudian mengejar korban.

Perkelahian antara kakak dan adik kandung ini pun tak terhindarkan. Marsel akhirnya melayangkan sebilah parang ke arah korban di bagian wajah hingga jatuh tersungkur. Beruntung perkelahian itu berhasil dilerai saksi Agus Soukotta dan membawa korban ke rumah sakit.

"Usai memarangi adik kandungnya, pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Sirimau dan saat ini sudah dibawa ke Mapolres Ambon untuk diproses," pungkasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini