nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Hadapan Masyarakat Cirebon, Jokowi: Jangan Sampai Tak Saling Sapa Gara-Gara Pilkada

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis · Minggu 11 Maret 2018 21:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 11 525 1871123 di-depan-masyarakat-cirebon-jokowi-jangan-sampai-tak-saling-sapa-gara-gara-pilkada-pyuCshR47f.jpg

CIREBON - Presiden Joko Widodo meminta masyarakat tidak menggadaikan sertifikat tanah untuk kebutuhan sehari-hari seperti membeli mobil, sepeda motor dan lainnya. Sebanyak 3.000 sertifikat tanah ini diserahkan kepada masyarakat Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Majalengka, Kuningan dan Indramayu di Hotel The Radian, Cirebon, Jawa Barat.

Jokowi menuturkan setiap ke daerah, desa, kampung, keluhannya selalu sengketa tanah dan lahan baik antara masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan pemerintah, masyarakat dengan BUMN dan lainnya. Seharusnya tahun lalu yang diserahkan sekira 1,26 juta sertifikat namun setiap tahun hanya sekira 500 sertifikat.

"Untuk itu saya minta kepada Menteri Pertanahan di 2017 sebanyak 5 juta sertifikat harus dikeluarkan, 2018 sebanyak 7 juta sertifikat yang harus dikeluarkan," paparnya, Minggu (11/3/2018).

Jokowi meminta masyarakat yang sudah mendapatkan sertifikat harus disimpan yang rapi agar tak basah jika hujan turun.

"Kalau sudah pegang sertifikat, biasanya pengen disekolahkan (digadai), tolong dikalkulasi bisa mencicil atau tidak setiap bulannya, kalau tidak bisa tolong jangan dipaksakan," terang Jokowi.

Jokowi pun mengimbau kepada masyarakat untuk tak saling berselisih saat pemilihan kepala daerah dilaksanakan. Ia menginginkan kehidupan bermasyarakat tetap rukun meski beda pilihan politik.

"Sebentar lagi pemilihan Walikota, Bupati, Gubernur dan Presiden jangan sampai antar tetangga tidak rukun, tidak saling menyapa gara-gara pemilihan. Jangan sampai kerukunan dan kekeluargaan ini kita korbankan gara-gara pesta demokrasi," pungkasnya. (kha)

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini