Helikopter Nyemplung ke Sungai di New York, 2 Orang Tewas

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 12 Maret 2018 09:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 12 18 1871252 helikopter-nyemplung-ke-sungai-di-new-york-2-orang-tewas-GbAmTivTnI.JPG Otoritas terkait berusaha melarikan korban ke rumah sakit terdekat (Foto: Darren Ornitz/Reuters)

NEW YORK – Satu unit helikopter yang mengangkut enam orang mengalami kecelakaan di Sungai Timur, New York, Amerika Serikat (AS). Sedikitnya dua orang tewas dan tiga lainnya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Komisioner Pemadam Kebakaran New York, Daniel Nigro mengatakan, dua dari lima orang penumpang tewas di lokasi kejadian, sementara tiga lainnya dilarikan ke rumah sakit. Namun, ia tidak menjelaskan perkembangan terbaru dari kondisi para korban.

“Kami tidak tahu perkembangan terbaru,” ucap Nigro, dinukil dari Reuters, Senin (12/3/2018).

Pilot helikopter itu berhasil membebaskan diri dan diselamatkan otoritas terkait. Ia saat ini sudah dalam kondisi yang baik setelah dilarikan ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan.

Badan Penerbangan Federal (FAA) menuturkan, helikopter Eurocopter AS350 tercebur ke sungai di sebelah utara Pulau Roosevelt pada Minggu 11 Maret sekira pukul 19.00 waktu setempat. FAA langsung menggelar penyelidikan sementara penyidik dari Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) akan tiba pada Senin pagi waktu setempat.

“Ini tragedi besar. Butuh waktu bagi para penyelam untuk menyelamatkan para korban,” imbuh Daniel Nigro.

Ia menambahkan, para penyelam berhasil mencapai helikopter setelah posisinya sedikit terbalik pada kedalaman 15 meter (m) dengan suhu air sekira 4 derajat Celsius. Para penumpang ditemukan dalam keadaan terikat erat dengan sabuk pengaman di kursi masing-masing. Tim penyelam harus memotong sabuk pengaman guna menyelamatkan mereka dari dalam helikopter.

Komisioner Kepolisian New York, James O’Neill menuturkan, armada itu terdaftar milik Liberty Helicopters yang melayani penyewaan helikopter untuk wisata. Helikopter nahas itu mengalami musibah saat disewa guna pengambilan gambar.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini