Malu Hamil di Luar Nikah, Wanita Ini Tega Buang Bayinya ke Selokan

Agregasi Sindonews.com, · Senin 12 Maret 2018 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 12 525 1871645 malu-hamil-di-luar-nikah-wanita-ini-tega-buang-bayinya-ke-selokan-78jajqWh7W.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

BANDUNG - Lantaran malu hamil di luar nikah, Dr (30), tega membuang bayi yang baru dilahirkan ke selokan. Akibatnya, bayi tanpa dosa itu pun meninggal dunia.

Perbuatan pelaku terungkap setelah warga menemukan jenazah bayi laki-laki itu di selokan pada 13 Februari 2018. Penemuan mayat tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Cibeunying Kaler.

Polisi pun lantas melakukan penyelidikan sehingga diketahui pelaku pembuang dan pembunuh bayi malang itu adalah Dr. Diketahui wanita paruh baya itu tinggal di kontrakan kecil di Kampung Cikutra, Kelurahan Neglasari, Kecamatan Cibeunying Kaler.

Pada Senin (12/3/2018), penyidik Polsek Cibeunying Kaler menggelar rekonstruksi pembunuhan dan pembuangan bayi dengan tersangka Dr. Saat rekonstruksi akan digelar, tersangka sempat pingsan. Setelah sadar, pelaku yang mengenakan pakaian tahanan dan kain penutup kepala dengan bagian mata terbuka, digiring dari Mapolsek Cibeunying Kaler menuju kamar kontrakan yang berada di pinggiran Sungai Cidurian.

Pelaku dikenal warga sebagai pendatang dan bekerja serabutan. Rekonstruksi dimulai dari kamar kontrakan. Di situ, pelaku dipijat seorang dukun beranak. Kemudian, pelaku pergi ke kamar mandi karena mulas seperti hendak buang air besar.

Tak lama kemudian bayinya lahir. Di kamar mandi, ia masih menyembunyikan bayi di dekat sumur. Saksi melihat pelaku di dalam kamar mandi dan pelaku saat itu meminta saksi tidak masuk.

Saksi Ny Empon sebenarnya sempat curiga dengan gerak-gerik Dr bahkan mendengar suara tangis bayi. Keesokan harinya, 11 Februari, Dr membawa bayi di kamar mandi dan membuangnya ke selokan. Kemudian ia menutup selokan dengan beton.

"Setelah kejadian, warga sekitar mencium bau busuk. Warga melakukan pencarian dan ternyata sumber bau berada di WC dan saat dilihat ternyata ada bayi," kata Kapolsek Cibeunying Kaler, Kompol Nanang Heru.

Polisi akhirnya mencari perempuan hamil di kampung tersebut dan diketahui berada di rumah sakit. "Setelah dikroscek, perempuan (Dr) ini akhirnya mengakui perbuatannya," ujar Kapolsek.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini