Hindari Bentrok, Polisi Imbau Warga Tak Minum Miras di Malam Pengerupukan

Nurul Hikmah, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 01:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 13 340 1872330 hindari-bentrok-polisi-imbau-warga-tak-minum-miras-di-malam-pengerupukan-z3Gyer59ML.jpg Ogoh-ogoh jelang perayaan Nyepi (Foto: Okezone)

DENPASAR - Jelang malam pengerupukan pihak Polresta Denpasar mengimbau agar masyarakat tidak meminum-minuman keras (miras) saat akan pawai ogoh-ogoh. Seperti diketahui, pawai ogoh-ogoh atau malam pengerupukan jatuh pada 16 Maret 2018, sebagai rangkaian perayaan Nyepi.

“Kalau itu terjadi kami khawatir nanti ada ketersingungan, kesalahpahaman yang nantinya akan merusak perayaan ogoh-ogoh itu sendiri,” kata Wakapolresta Denpasar, AKBP Nyoman Artana di Denpasar, Selasa (13/3/2018).

Selain itu, juga mengimbau kepada masyarakat Kota Denpasar dalam pelaksanaan pawai ogoh-ogoh agar tidak melewati batas daerah masing-masing.

“Kami juga minta agar warga tidak melewati batas lingkungan masing-masing. Hal ini untuk menghindari bentrokan fisik di lapangan,” ungkapnya.

(Baca Juga: Upacara Melasti, Ratusan Umat Hindu Padati Telaga di Lereng Gunung Lawu)

Dia juga berharap agar masyarakat dalam mengiringi ogoh-ogoh tidak menggunakan musik-musik keras seperti disko. “ Kalau musiknya keras-keras kami khawatirnya akan menyulut emosi. Lebih baik menggunakan musik tradisional gamelan,” ujarnya.

Ketika selesai pawai, sambungnya, agar ogoh-ogohnya dibawa kembali dan dibakar di tempatnya masing-masing. “ Kenapa demikian, hal ini agar tidak mengganggu keindahan Kota Denpasar. Dan pastinya pada saat Nyepi kami memerlukan situasi yang aman,” pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini