nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Novel Baswedan Harap Tim Komnas HAM Bisa Bantu Kepolisian

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 00:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 14 337 1872348 novel-baswedan-harap-tim-komnas-ham-bisa-bantu-kepolisian-7ql1sZj6cp.JPG Novel Baswedan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memenuhi panggilan tim khusus pemantauan penyelesaian kasus penyerangan air keras di Komnas HAM. Novel datang ke Komnas HAM untuk 'membongkar' ihwal informasi teror air keras yang menimpa dirinya.

Novel mendatangi Gedung Komnas HAM didampangi kuasa hukumnya Alghiffari Aqsa, Muji Kartika tim kuasa hukum dan Yati Andriyani. Pemeriksaan terhadap Novel pun berlangsung cukup lama. Di mana, dari pukul 13.50 hingga jam 21.11 WIB.

Seusai menjalani pemeriksaan, Novel berharap, apa yang sudah disampaikannya kepada tim khusus pemantauan yang dibuat oleh Komnas HAM bisa menjadi suatu yang baik untuk mendukung tugas dari kepolisian terkait kasus teror air keras ini.

“Tentunya kami mengharapkan apa yang disampaikan akan menjadi sesuatu hal yang baik untuk mendukung tugas-tugas kepolisian dalam rangka mengungkap fakta yang ada,” kata Novel di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018).

(Baca Juga: Terkesan Berlarut-larut, Komnas HAM Bentuk Tim Pemantauan Kasus Novel)

Sementara, kuasa hukum Novel Baswedan, Alghiffari Aqsa menyatakan, sangat mengapresiasi sikap Komnas HAM atas dibentuknya tim pemantauan kasus Novel Baswedan. Ia menilai ini merupakan sebagai langkah yang maju dan sebuah harapan kasus teror yang sudah 11 bulan lamanya bisa dituntaskan.

“Fakta-faktanya bisa diungkapkan kepada publik dan pelakunya bisa ditemukan dan penegak hukum, entah itu KPK atau pun kepolisian bisa memproses pelaku dan juga orang yang menyuruh si pelaku hingga ke pengadilan,” jelas Alghiffari.

Sebelumnya diketahui, Komnas HAM membentuk tim pemantauan kasus Novel Baswedan. Tim pemantauan ini dibentuk setelah melihat penangan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK itu berlarut-larut.

"Berdasarkan hasil pantauan Komnas HAM, penanganan kasus Novel Baswedan terkesan berlarut-larut. Komnas HAM mencatat bahwa penanganan kasus ini telah memasuki hari ke-333 namun belun juga mendapatkan titik terang," kata Ketua Tim Pemantauan Kasus Novel Baswedan, Sandrayati Moniaga yang juga Wakil Ketua Bidang Eksternal Komnas HAM di Kantornya, Jakarta Pusat, Jumat 9 Maret 2018.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini