nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus MCA, Kapolri: Sebutan Muslim Bukan dari Kami

Bayu Septianto, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 18:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 14 337 1872796 kasus-mca-kapolri-sebutan-muslim-bukan-dari-kami-1BTmxEm2ii.jpg Kapolri Tito Karnavian (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan persoalan penyebutan kata Muslim dalam mengemukakan kasus penyebaran hoaks yang dilakukan The Family Muslim Cyber Army (MCA). Menurut Tito adanya kata Muslim memang berasal dari kelompok tersebut dan tak ada maksud apapun dari Polri untuk menyudutkan agama tertentu.

"Ini istilah bukan dari polisi. Istilah ini muncul dari hasil investigasi. Karena kelompok ini menyebut diri mereka dengan isitlah seperti itu," jelas Tito dalam Rapat Kerja Komisi III dengan jajaran Polri, di Ruang Rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Diakui Tito, mantan Kapolda Metro Jaya itu juga tak nyaman dengan adanya istilah yang menyudutkan agama atau etnis tertentu.

"Bagi saya juga yang Muslim tidak nyaman. Karena kita paham di dalam ajaran agama Islam sebagaimana disampaikan para tokoh yang viral, bahwa menyebar hoaks tidak sesuai ajaran Islam. Tapi apa mau dikata, kadang-kadang istilah itu dipakai untuk menarik yang lain," ujar Tito.

Tak hanya saat ini saja, Tito mengungkapkan Polri yang kerap menangkap kelompok-kelompok teroris yang menggunakan nama dari bahasa Arab, seperti Jamaah Islamiyah. Polri, lanjut Tito dalam hal ini hanya menyampaikan fakta ke publik namun tak ada maksud untuk menyudutkan umat Islam.

"Tapi apakah kita kemudian menyalahkan polisinya menggunakan bahasa itu? Tidak, pendapat saya karena polisi hanya menyampaikan faktanya. Ini kasus akan sampai ke persidangan, dan persidangan kita sangat terbuka," tutur Tito.

"Apa yang disampaikan polisi harus sesuai dengan faktanya. Sampai ke jaksa seperti itu. Sampai pengadilan terbuka seperti itu sehingga orang paham. Kalau polisi mengganti nama, justru itu merekayasa, tidak boleh," tandasnya.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini