nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Alasan Jokowi Tolak Teken UU MD3 dan Tak Keluarkan Perppu

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 19:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 14 337 1872811 ini-alasan-jokowi-tolak-teken-uu-md3-dan-tak-keluarkan-perppu-01q2HH8wr4.jpeg Presiden Jokowi saat berkunjung ke Serang, Banten (Fakhrizal/Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak menandatangani Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3). Jokowi juga menolak mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tersebut. Apa alasannya?

Dia mengatakan menolak meneken UU MD3 karena telah mendengar ada keresahan di masyarakat terkait isi UU tersebut.

Kemudian dia juga enggan menerbitkan Perppu karena Perppu MD3 nantinya juga pasti ditolak DPR yang sudah mengesahkan UU MD3. Pasalnya, Perppu yang dikeluarkan Presiden harus disetujui oleh parlemen.

"Kenapa tidak dikeluarkan Perppu? Ya sama saja Perppu kalau sudah jadi kan harus disetujui sama DPR," kata Jokowi setelah penyerahan sertifikat hak atas tanah di Alun-alun Barat Kota Serang, Banten, Rabu (14/3/2018).

Kepala Negara mempersilakan masyarakat untuk menguji materi UU MD3 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Uji materi tersebut dinilai dapat menyelesaikan polemik terhadap UU tersebut.

"Masyarakat silakan uji materi ke MK," ucap Jokowi.

Jokowi menilai, gugatan ke MK merupakan mekanisme yang tepat untuk menggugurkan beberapa pasal-pasal baru yang dianggap kontroversial pada UU MD3.

Pasal-pasal itu antara lain terkait imunitas anggota DPR, dan pemanggilan paksa pejabat negara, pejabat pemerintah, badan hukum, atau warga dengan meminta bantuan pihak kepolisian.

"Diuji materi dululah coba. Ini kan yang mengajukan uji materi banyak. Uji materi dulu, diuji materi. Saya kira mekanismenya seperti itu," tandasnya.

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini