Polisi: Rata-Rata Pejudi di Mangga Besar Bawa Duit Rp30 Juta

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 15 Maret 2018 01:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 14 338 1872924 polisi-rata-rata-pejudi-di-mangga-besar-bawa-duit-rp30-juta-dNbz82GepM.jpg (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)

JAKARTA – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkap, para tersangka judi yang digerebek di kawasan Mangga Besar, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018), bisa membawa uang sebesar Rp30 juta ke lokasi tersebut.

"Ini setiap orang rata-rata bawa duit maksimal Rp30 juta. Jadi, ada juga yang Rp400 ribu-Rp1 juta. Bisa dibayangkan ini pemain keluar masuk," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu, (14/03/2018).

Dalam penangkapan tersebut, sedikitnya ada 85 orang ditangkap, terdiri atas penjudi, pengelola, dan penyelenggara permainan judi.

"Kita dapat 85 orang yang dua itu pengelola tempat kemudian judi jenis koprok itu pengelolanya ada tujuh. Jadi baik pengelola dan pemain kita lakukan penahanan sesuai perannya masing masing," ungkapnya.

Lebih jauh Argo mengungkapkan, judi di lokasi tersebut tidak dilakukan setiap hari, melainkan dalam waktu waktu tertentu melihat situasi aman dari pantauan petugas kepolisian. Selain itu katanya para penjudi yang diperbolehkan masuk untuk bermain tidak sembarangan melainkan sudah menjadi member.

"Yang main itu anggota, member jadi tidak sembarang orang masuk. Dan itu tidak setiap hari tapi buka tutup artinya kadang buka kadang tutup liat situasi," paparnya.

Menurur Argo, aktivitas judi di kawasan tersebut dilakukan kurang lebih satu tahun. Ia juga mengatakan. sebelumnya di sekitar lokasi penggerebekan juga pernah dilakukan penangkapan.

(Foto: Muhamad Rizky/Okezone)

"Udah setahunan ada tapi tidak tiap hari buka tutup mencari kesempatan. Judi di daerah situ juga pernah kita lakukan penangkapan," terangnya.

(Baca Juga: Gerebek Sarang Judi Internasional di Mangga Besar, Polisi Sita Uang Rp300 Juta)

Selain para tersangka, Polda Metro Jaya juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp113 juta, 1 tatakan meja perjudian, 1 handphone merek NOKIA berikut simcard, beberapa buah buku tulis, beberapa buah buku kecil; satu lembar Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama A. L. S.

Sementara dari judi Koprok, uang tunai sejumlah delapan juta dua ratus ribu rupiah, meja kursi sebagai sebagai sarana untuk perjudian koprok dan Paikyu, kalkulator dan Spidol peralatan untuk mencatat judi koprok dan paikyu.

(Baca Juga: Polisi Gerebek Sarang Judi International di Mangga Besar, 87 WNI dan WNA Ditangkap)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini