nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kabur dan Melawan, Dua Pencuri Spesialis Pecah Kaca Mobil Terpaksa Ditembak

Ade Putra, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 09:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 14 340 1872435 kabur-dan-melawan-dua-pencuri-spesialis-pecah-kaca-mobil-terpaksa-ditembak-T4OYq79R8d.jpg Ilustrasi tembakan peringatan. (Foto: Shutterstock)

PONTIANAK – Agus Herman alias Roy (40) dan Safarudin alias Udin Congkel (39) terpaksa ditembak anggota Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak pada Rabu dini hari tadu. Kedua residivis tersebut ditembak karena berusaha kabur dan melawan saat hendak ditangkap terkait kasus pencurian dengan spesialis memecah kaca mobil.

"Saat kita tangkap, kedua warga Kelurahan Mariana, Kecamatan Pontianak Kota, itu berusaha kabur dan melawan. Terpaksa kita melumpuhkan dengan menembak kaki mereka," tegas Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Muhammad Husni Ramli kepada sejumlah wartawan, Rabu (14/3/2018).

(Baca: Begini Trik Jaringan Internasional Asal Turki Bobol Data Nasabah Bank di Bali)

Ia menjelaskan, penangkapan terhadap penjahat spesialis memecah kaca mobil ini berdasarkan laporan korban bernama Fifi. Kaca mobil warga Jalan Veteran, Pontianak Selatan, itu dipecah kedua pelaku ketika diparkir di Jalan KH Wahid Hasyim, Pontianak Kota, pada Selasa 27 Februari siang.

"Setelah memecahkan kaca mobil sebelah kanan, pelaku mengambil tas yang berisi dua handphone (HP) dan uang jutaan rupiah," terang Husni.

Atas kejadian yang membuat kerugian sebesar Rp3 juta itu, korban membuat laporan ke Mapolresta Pontianak. Dari serangkaian penyelidikan untuk penggungkapan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) ini, anggota Jatanras kemudian mendapat informasi bahwa yang diduga pelaku diketahui adalah Roy.

"Roy ini residivis. Kita langung gerebek dia di rumahnya. Ternyata benar, HP korban ada dengan istrinya. Roy langsung kita tangkap," tutur Husni.

(Baca: Mendadak Perlente, Pencuri di Gerai Martabak Anak Jokowi Akhirnya Terendus Polisi)

Kemudian Roy mengakui telah melakukan pencurian modus pecah kaca mobil itu bersama rekannya, Udin Congkel yang juga merupakan resedivis curas.

"Udin juga berhasil kita tangkap di kediamannya. Namun saat keduanya dibawa untuk menunjukkan lokasi yang pernah dicurinya, mereka berusaha kabur. Tembakan peringatan tak diindahkan. Terpaksa kita tembak kaki mereka," tegas Husni.

Usai ditembak, kedua pelaku dilarikan ke Rumah Sakit Anton Soedjarwo Bhayangkara Polda Kalbar untuk diberi pertolongan medis pada kakinya yang terus mengeluarkan darah.

"Saat ini kedua pelaku sudah kita tahan. Mereka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara di atas lima tahun," pungkasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini