Bupati Tabanan Imbau Masyarakat Laksanakan Nyepi dengan Damai

Nurul Hikmah, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 15:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 14 340 1872640 -cAegwSTSOl.jpg Ilustrasi Nyepi (foto: Ist)

DENPASAR - Jelang malam pengerupukan dan Nyepi tahun caka 1940 pemerintah kabupaten Tabanan mengimbau agar masyarakat melaksanakan catur brata penyepian dengan suasana damai.

Pada saat Nyepi umat hindu melakukan Catur brata penyepian, dimana yang isinya amati geni artinya tidak boleh menyalakan api, amati lelungan artinya tidak melaksanakan kegiatan, amati karya atau tidak bekerja.

(Baca Juga: Tol Bali Tutup 32 Jam Selama Perayaan Nyepi)

Bupati Kabuten Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat khususnya warga Kabupaten Tabanan agar melaksanakan perayaan Nyepi dengan suasana yang damai.

"Kami imbau masyarakat agar melaksanakan perayaan Nyepi tahun ini dengan damai,"katanya di Tabanan, Rabu (14/3/2018).

Seperti diketahui untuk menghindari bentrok antar pemuda pada saat malam pengerupukan agar masyarakat tidak meminum-minuman keras. Selain itu juga lebih baik mengarak ogoh-ogoh dengan iringan musik tradisional Bali.

Dia menegaskan, bahwa pada malam pengerupukan pihaknya juga berjalan dengan damai. "Ya kami intinnya disetiap agenda bisa berjalan dengan damai,"jelas anak dari Ketua DPRD Bali ini.

(Baca Juga: Gubernur Bali Setuju Jaringan Internet Dimatikan Selama Perayaan Nyepi)

Pihaknya juga mengucapkan selamat merayakan hari suci Nyepi bagi umat yang menjalankan.

Seperti diketahui bahwa malam pengerupukan akan jatuh pada 16 Maret 2018. Kemudian Perayaan Nyepi dimulai dari pukul 06.00 Wita 17 Maret hingga pukul 06.00 Wita 18 Maret 2018.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini