nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kakek Lempari Menantu dengan Batu karena Larang Cucunya Nonton Joged

ant, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 16:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 14 340 1872715 kakek-lempari-menantu-dengan-batu-karena-larang-cucunya-nonton-joged-Wq4gR0TUnK.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

BANGLI - Seorang kakek tega menghajar menantu perempuannya dengan melempari kakinya dengan batu dan memukuli wajahnya. Akibatnya, korban mengalami luka-luka. Tindakan kekerasan itu dipicu karena pelaku melarang korban membawa cucunya ikut menonton joged.

"Kronologisnya, Selasa 13 Maret 2018 sekitar pukul 18.30 Wita, Ni Wayan Karsi, ibu mertua korban mengajak cucunya Iluh Widiantini berumur dua tahun untuk menonton joged. Saat itu Ni Kadek Astiti (korban) berusia 23 tahun, melarang anaknya untuk ikut ibu mertuanya nonton joged. Hal itu membuat Nyoman Kutir (bapak mertua) marah dan mencaci maki korban," kata Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi di Bangli, Rabu (14/3/2018).

Selanjutnya, terjadi pertengkaran antara pelaku dan korban. Kemudian dalam keadaan emosi, pelaku menganiaya korban dengan melempar batu yang mengenai kaki kanannya, memukuli wajah korban dengan tangan kosong serta memukulnya dengan menggunakan serokan sampah. Tindakan itu mengakibatkan korban mengalami luka memar pada pipi kiri, luka gores pada pipi kanan dan luka pada bibir.

Atas kejadian itu, Astiti kemudian melaporkan kekerasan dalam rumah tangga ke polisi. Polisi kemudian mengajak korban ke rumah sakit untuk visum. Kemudian memeriksa saksi-saksi dan akhirnya menahan Nyoman Kutir sebagai pelaku kekerasan tersebut. Lokasi kejadian perkara tepatnya berada di Banjar Sekaan Let, Desa Sekaan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Pelaku dan korban diketahui tinggal serumah.

"Kami telah mendapatkan dua orang saksi yakni I Wayan Apel dan Ni Ketut Apel serta satu barang bukti satu buah serok sampah yang dipakai pelaku menganiaya atau memukul korban," ujar Sulhadi.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini