Bawa Sabu 6 Kg ke Makassar, 2 Kurir Diupah Rp30 Juta

Aini Lestari, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 17:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 14 340 1872739 bawa-sabu-6-kg-ke-makassar-2-kurir-diupah-rp30-juta-BYad0WyCxF.jpg Barang bukti sabu yang diamankan petugas Bandara Hang NAdim Batam (Foto: Aini Lestari)

BATAM - Kantor Bea Cukai Batam telah melakukan pemeriksaan terhadap Amrin dan Suhair, dua kurir sabu yang diamankan di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (14/3/2018) pagi. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa kedua kurir ini diupah sebesar Rp30 juta untuk membawa sabu dari Batam menuju Makasar.

Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Kantor Bea Cukai Batam, Kepulauan Riau, Raden Evy yang ditemui awak media di kantornya menjelaskan, pihaknya tidak hanya mengamankan Amrin seorang, namun juga temannya yang bernama Suhair. Keduanya merupakan warga Makassar yang tiba di Batam kemarin, Selasa 13 Maret 2018 siang.

"Mereka sempat menginap di Hotel Amaris, Nagoya Hill Mall. Dan tadi malam, mereka menerima dua kardus barang berupa makanan dari seseorang yang tak dikenal di bundaran air mancur Nagoya Hill. Setelah itu, mereka kembali ke hotel," katanya.

 (Baca: Bawa 6 Kg Sabu, Penumpang Citilink Ditangkap di Bandara Hang Nadim Batam)

Kedua kurir ini diperintahkan oleh seseorang yang berada di Makassar untuk membawa dua dus makanan dan sabu tersebut dari Batam ke Makassar. Keduanya dijanjikan upah sebesar Rp30 juta. "Mereka baru menerima Rp5 juta untuk tiket pesawat dari Makassar ke Batam, PP dan untuk biaya hotel," kata Evy lagi.

Evy menjelaskan, penangkapan terhadap Amrin dan Suhair bermula ketika seorang porter yang membawa dua dus berisi makanan memasukkan barang ke mesin x-ray. Saat pemeriksaan x-ray tersebut, petugas Bea Cukai mendapati adanya benda yang mencurigakan di dalam kardus tersebut.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, di antara makanan-makanan itu terdapat 6 bungkus teh Cina warna hijau yang didalamnya serbuk kristal diduga sabu. Kita sudah lakukan pengecekan laboraturoum dan hasilnya positif mengandung metamfetamin dan setelah dilakukan penimbangan, berat bersihnya yakni 5.063 gram," kata Evy.

 (Baca juga: Selundupkan Sabu dan Ekstasi, WN Malaysia Ditembak Mati)

Saat ini, lanjut Evy, kedua kurir sabu ini telah diserahkan ke Ditresnarkoba Polda Kepri untuk menjalani proses penyidikan. "Kalau tadi mereka berhasil lolos dan berangkat, mereka akan tiba di Makassar sekira pukul 16.00 ini. Pesawatnya dari Batam menuju Surabaya untuk transit lalu lanjut ke Makassar," tutup Evy.

 

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini