nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jalani Pemeriksaan, Anak Bunuh Bapak di Bintan Ngelantur

Aini Lestari, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 17:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 14 340 1872754 jalani-pemeriksaan-anak-bunuh-bapak-di-bintan-ngelantur-FtmTTERlmR.jpg Ilustrasi Pembunuhan (foto: Shutterstock)

BATAM - Heriawan (27) alias Akun, anak yang tega bunuh ayah kandungnya, Bong Jie Kioeng (70) di rumah mereka yang berada Jalan Rahayu, RT 003 RW 005, Kampung Barek Motor, Kecamatan Bintan Timur, Bintan, Kepulauan Riau, Senin 12 Maret 2018, kembali menjalani pemeriksaan lanjutan di RS Budi Kemuliaan, Kampung Seraya, Batam, Kepulauan Riau.

Kapolsek Bintan Timur, AKP Abdurrahman yang memimpin tim membawa Heriawan ke RS Budi Kemuliaan mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan terhadap Heriawan berupa pemeriksaan psikologis.

(Baca Juga: Anak Bunuh Bapak di Bintan Dinyatakan Positif Alami Gangguan Jiwa)

Selama menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis kejiwaan, Ratna Istiasturi, Heriawan diketahui kerap ngelantur. Padahal, dokter hanya memberikan beberapa pertanyaan dengan bentuk jawaban ya dan tidak.

"Selama pemeriksaan, yang bersangkutan tampak bisa menjawab pertanyaan dengan lancar. Hanya saja, dia sering ngelantur di sela-sela pemeriksaan. Dia sering mengatakan bahwa dia melihat orang-orang yang tidak dikenal ada di kiri dan kanannya. Kalau kita orang normal yang melihatnya, ini di luar kewajaran," kata Abdurrahman saat ditemui usai pemeriksaan di RS Budi Kemuliaan, Rabu (14/3/2018).

Abdurrahman juga menjelaskan, pemeriksaan yang telah dilakukan belum dapat disimpulkan. Dokter baru akan memberikan hasil pemeriksaan pada Jumat 16 Maret mendatang. "Kata dokter tadi, paling cepat, hari Jumat baru ada hasilnya," tegasnya.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan kali ini, lanjut Abdurrahman juga akan menentukan proses penyidikan yang dilakukan pihaknya. Bila hasil pemeriksaan tersebut menyatakan bahwa Heriawan mengalami gangguan kejiwaan yang cukup parah, maka pihaknya akan menghentikan penyidikan.

"Kalau orang ini memang benar-benar dinyatakan gila, bagaimana bisa kita proses hukum. Proses hukum dan penetapan tersangka ini kan hanya bisa dilakukan terhadap orang yang normal," urainya.

Tak hanya itu, pihak Polsek Bintan Timur juga menunggu hasil pemeriksaan tersebut untuk menentukan langkah lebih lanjut terhadap Heriawan. "Kita tunggu instruksi dari dokter di sini, langkah-langkah seperti apa yang harus kita lakukan lagi. Kalau memang harus dirujuk ke RS Jiwa di Pekanbaru, mungkin akan dilakukan itu. Tergantung hasilnya nanti," kata Abdurrahman.

(Baca Juga: Diduga Stres, Seorang Anak di Bintan Bunuh Bapak Pakai Kayu)

Usai menjalani pemeriksaan di RS Budi Kemuliaan, Heriawan kembali dibawa ke Mapolsek Bintan Timur yang berada di Pulau Bintan atau sekitar satu jam perjalanan menggunakan kapal ferry. Heriawan akan kembali mendekam di sel tahanan Mapolsek Bintan Timur.

Sebelumnya, Heriawan menghabisi nyawa ayahnya, Bong Jie Kioeng (70) di rumah mereka yang berada Jalan Rahayu, RT 003 RW 005, Kampung Barek Motor, Kecamatan Bintan Timur, Bintan, Kepulauan Riau, Senin 12 Maret 2018 sekira pukul 10.00 WIB. Anak dan ayah ini sempat cekcok hingga akhirnya terjadi tindakan penganiayaan yang berujung kematian korban.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini