Dedeh Erawati, Mahasiswa Doktoral UNJ Raih Medali Emas di Kanada

Susi Fatimah, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 15:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 14 65 1872495 dedeh-erawati-mahasiswa-doktoral-unj-raih-medali-emas-di-kanada-38ks1xbJAw.jpg Foto: Dok UNJ

JAKARTA - Mahasiswi Program Doktoral Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang sekaligus atlet Lari Gawang Nasional, Dedeh Erawati, kembali mengibarkan bendera Merah Putih pada ajang Canadian Master Athletics 2018.

Dedeh Erawati bertolak ke Toronto, Kanada untuk ikut serta pada kegiatan Canadian Master Athletics 2018, setelah sebelumnya dilepas oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota.

Wanita berusia 38 tahun, yang sedang menempuh program doktor di UNJ itu berhasil meraih dua medali emas pada kategori 60 meter sprint dan 60 meter lari gawang. Keikutsertaan Dedeh pada ajang ini merupakan rangkaian try out untuk mempersiapkan diri mempertahankan medali emas pada World Master Athletic Championship di Malaga, Spanyol pada September 2018 mendatang.

Setelah tampil di Kanada, Dedeh juga akan turun di USATF Indoor Masters Amerika Serikat pada 16-18 Maret 2018 bersama pelatihnya, Fahmy Fachrezzy. Sebelum tampil pada kedua event tersebut, wanita yang merupakan pegawai di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora DKI Jakarta) Bidang Prestasi itu tetap menjalankan latihan rutin seperti atlet lain pada umumnya. Dedeh berlatih enam kali dalam seminggu, tiga kali latihan fisik dan tiga kali latihan teknik di pagi hari dari mulai pukul 08.00-10.00 WIB. Setelah itu baru ia memulai aktivitasnya bekerja sebagai pegawai Dispora.

Dalam siaran pers yang diterima Okezone, Rabu (14/3/2018), Dedeh menuturkan, walaupun jadwal latihan yang harus dijalani cukup padat, Dedeh juga tetap serius menjalani aktivitasnya di kampus untuk menyelesaikan disertasinya.

Pada kedua event ini, Fahmy Fachrezzy, pelatih Dedeh, ingin melihat teknik lari gawang Dedeh, mulai dari start sampai finish. Diharapkan teknik Dedeh semakin membaik, agar Dedeh semakin siap menghadapi kejuaraan dunia di Spanyol mendatang. Pendidikan membuat atlet lebih berpengetahuan dan berwawasan luas, dan ini mendukung prestasi optimalnya, serta masa depannya.

"Alhamdulilah Dedeh mendapat hasil yang baik di Kanada, mudah-mudahan Dedeh tetap stabil ketika tampil di Amerika," ujar Fahmy Fachrezz.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini