Panitera Pengganti PN Tangerang Kena OTT KPK, Ini Respons sang Suami

Anggy Muda, Jurnalis · Kamis 15 Maret 2018 02:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 15 338 1872930 panitera-pengganti-pn-tangerang-kena-ott-kpk-ini-respons-sang-suami-5AqkIyiFB6.jpg Rumah Panitera PN Tangerang Tuti Atika di Kompleks Sekretariat Negara, Tangerang, Banten. (Foto: Anggy Muda/Okezone)

TANGERANG – Ahmad, suami Tuti Atika Panitera Pengganti PN Tangerang, mengaku tidak mengetahui persis kasus yang membelit sang istri.

Ditemui di kediamannya di Perumahan Sekretariat Negara, Blok D nomor 8, RT 9/3, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, ia enggan banyak bicara soal penangkapan sang istri.

"Saya enggak tahu apa-apa. Istri saya juga enggak cerita. Jadi, jangan tanya saya soal istri saya. Kalau mau tahu lengkap lebih baik ke pengacara saja jangan ke saya," kata Ahmad, Rabu (14/3/2018).

Sementara itu, Titin tetangga tersangka menjelaskan, sejak ditetapkannya Tuti Atika sebagai tersangka atas kasus suap. Rumah ibu empat anak tersebut nampak sepi.

"Anaknya bertiga pergi sama kakaknya yang paling besar tadi pagi-pagi. Ini di rumah sepertinya cuma ada Pak Ahmad. Sisanya masih di luar. Kami juga tidak tahu dan tidak berani bertanya karena dia tertutup sekali," ungkap Titin.

Diketahui, KPK melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) pada tujuh orang baik jajaran Pengadilan Negeri Tangerang ataupun pihak swasta terkait dugaan kasus perdata yang sedang ditangani. Diketahui, dua diantaranya merupakan, Hakim yakni, Wahyu Widya Nurfitri dan Panitera Pengganti yakni, Tuti Atika.

Penangkapan keduanya pun diketahui, dalam lokasi yang berbeda. Untuk panitera pengganti yakni, Tuti Atika diamankan di ruang kerjanya Pengadilan Negeri Tangerang, Kota Tangerang pukul 16.30 WIB. Sedangkan, Hakim PN Tangerang, Wahyu Widya Nurfitri diamankan diluar PN Tangerang pada malam hari.

KPK pun telah menetapkan empat tersangka atas kasus korupsi pada gugatan perdata wanprestasi di PN Tangerang Nomor 426/Pdt.G/2017/PN Tng, pada pukul 19.00 WIB,Selasa, 13 Maret 2018. Selain kedua jajaran PN Tangerang adapula AGS dan HMS yang merupakan advokat atas penyuapan pada hakim dan panitera pengganti.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini