nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tahun Politik, Para Takmir Kompak Cegah Politisasi Masjid

Fahreza Rizky, Jurnalis · Kamis 15 Maret 2018 20:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 15 338 1873462 tahun-politik-para-takmir-kompak-cegah-politisasi-masjid-ClQyPh1mic.jpeg Takmir Masjid Se-Jabodetabek kompak cegah politisasi masjid (Foto: Fahreza Rizky)

JAKARTA - Takmir Masjid se-Jabodetabek menggelar deklarasi "Cegah Politisasi Masjid" di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/3/2018). Forum menyepakati bahwa masjid merupakan tempat beribadah yang seharusnya tidak dicampuradukkan dengan politik praktis.

"Mari menjadikan masjid sebagai sarana untuk mempersatukan umat, bukan dijadikan sarana memecah belah umat dan memperuncing perbedaan," kata perwakilan Takmir Masjid se-Jabodetabek Ustadz Khudori.

Sementara itu, Gus Nurul Arifin yang juga hadir dalam acara tersebut meminta kepada para takmir masjid untuk tetap menjaga kemurnian tempat ibadah dengan mencegah praktik politik praktis.

"Ke masjid jangan digunakan untuk kepentingan politik praktis dan partisan," ujar mantan Panglima Pasukan Berani Mati Gus Dur itu.

Pengasuh Pondok Pesantren Soko Tunggal, Semarang itu menyayangkan jika masjid yang merupakan tempat mulia disalahartikan fungsinya. Ia pun berharap, di tahun politik ini, masjid tetap terjaga kemurniannya. 

"Mari belajar dewasa, bersikap patriot hilangkan ego. Ketika politik, pilkada, dan pilpres berjalan maka masuklah ke masjid dan tenangkan hatimu," kata Gus Nuril.

Di sisi lain, Ketua Forum Rembuk Masjid Indonesia (Formasi) KH Sholeh Marzuki mengimbau semua pihak tetap menjaga suasana tempat ibadah agar tidak dijajah oleh kelompok-kelompok tertentu yang memiliki agenda politik praktis.

"Janganlah masjid dijadikan tempat untuk mengamankan suara yang ujung-ujungnya menjelekkan kelompok sana kelompok sini," tegasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini