nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemilih Didominasi Warga Pedesaan, Golkar: Itu Keuntungan Buat Duo DM

Chyntia Sami Bhayangkara, Jurnalis · Kamis 15 Maret 2018 21:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 15 525 1873476 pemilih-didominasi-warga-pedesaan-golkar-itu-keuntungan-buat-duo-dm-F4TvkqthDO.jpg Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily jadi pembicara di rilis SMRC (Foto: Chyntia Sami)

JAKARTA - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi bersaing secara ketat dengan pasangan Ridwal Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) dalam menggaet jumlah pemilih. Tingkat elektabilitas kedua pasangan tersebut dari berbagai lembaga survei pun menunjukkan mereka selalu berlomba menduduki kursi tertinggi.

Dari hasil survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), angka pemilih pasangan yang didukung oleh Golkar dan Demokrat didominasi oleh masyarakat dengan karakteristik pedesaan yakni sebesar 38 persen. Sementara, Rindu yang didukung oleh Partai Nasdem mengungguli angka pemilih dengan karakteristik perkotaan sebesar 49 persen.

Menanggapi hal tersebut, Wasekjen Golkar, Ace Hasan Syadzily mengatakan, kondisi tersebut merupakan peluang yang baik bagi pasangan yang dikenal dengan sebutan Duo DM itu. Hal tersebut lantaran masyarakat pedesaan memiliki karakteristik yang kuat dalam hal konsistensinya.

"Keuntungan pemilih dari desa ini kuat konsistensinya, dengan waktu tiga bulan ini keuntungan buat kami karena mereka menjadi strong culture. Beda halnya dengan perkotaan," ujar Ace di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (15/3/2018).

(Baca Juga: Survei SMRC Pilgub Jabar: Elektabilitas Duo DM dan RK-Uu Saling Balap)

Menurut Ace, pemilih dari pedesaan akan sangat menganggap sakral momen pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Sehingga dapat dipastikan bahwa, angka partisipasinya akan tinggi.

"Kalau di kota emang banyak, tapi belum tentu mau ke TPS. Kalau di desa menghadapi pilkada macam menghadapi lebaran, berbeda dengan perkotaan mereka biasanya tingkat partisipasi sangat rendah. Ini satu hal yang menarik dan jadi peluang bagi kami," tuturnya.

Ace menuturkan, meskipun saat ini secara angka elektabilitas pasangan Duo DM masih berada di posisi urutan kedua setelah pasangan Rindu, ia optimis pihaknya masih memiliki waktu yang cukup yakni sekira tiga bulan untuk terus meningkatkan jumlah partisipasi menjadi 100 persen.

"Kami tidak ada masalah dengan urutan kedua karena jika tim atau misalnya partai pendukung menang lalu euphoria duluan, mereka enggak mau kerja serius. Kami yakin pasang kami bisa kejar di tengah 3 bulan tersisa. Tingkat popularitas Deddy Mizwar juga sangat tinggi," tandasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini