nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dibawah Guyuran Hujan, Pawai Ogoh-Ogoh di Kota Batu Berlangsung Meriah

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 16 Maret 2018 22:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 16 519 1874013 dibawah-guyuran-hujan-pawai-ogoh-ogoh-di-kota-batu-berlangsung-meriah-hW1jS5hXYa.jpg Pawai Ogoh-Ogoh (foto: Okezone)

KOTA BATU - Hujan deras yang mengguyur Kota Batu tak membuat pengarak pawai ogoh-ogoh luntur semangatnya. Mereka masih tampak bersemangat melakukan pawai ogoh-ogoh menjadi rangkaian akhir Tawur Agung Kesanga yang diadakan umat hindu, Jum'at (16/3/2018).

Belasan ogoh-ogoh beragam jenis dan warna diarak mulai sepanjang Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, dengan iringan musik khas gamelan Bali. Pawai ogoh-ogoh kali ini menempuh jarak kurang lebih dua kilometer dan berakhir di lapangan Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Pawai ogoh-ogoh berlangsung, ratusan masyarakat hindu mulai orang dewasa saja, hingga belasan anak - anak kecil juga turut antusias mengikuti jalannya pawai, meski hujan mengguyur. Para anak kecil itu juga turut membawa ogoh-ogoh mini. Usai diarak ogoh-ogoh itu akhirnya dibakar di Lapangan Junggo, Kota Batu.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Batu, I Gede Parianto mengungkapkan ogoh-ogoh dibakar merupakan simbol dari menghapus sifat jahat dan niat buruk yang dilakukan manusia.

"Ya agar ke depannya tidak diulangi perbuatannya. Dan menjadi lebih baik lagi," ujarnya saat ditemui media.

Terkait pawai ogoh-ogoh ini, pihaknya mengaku itu atas inisiatif anak - anak muda yang menunjukkan semangat tinggi, meski dengan biaya yang terbatas.

"Mempunyai biaya sedikit tidak mengurangi semangat dari anak - anak untuk membuat ogoh-ogoh. Anak - anak melaksanakannya sebagai bentuk semangat untuk meningkatkan strata dan bhakti," lanjut Parianto.

Dirinya berharap di tahun baru saka ini memiliki kehidupan lebih baik lagi dari sebelumnya, baik dari segi intelektual dan spiritual.

"Bagaimana umat hindu memaknai kegiatan ini dengan suci sebagai upaya meningkatkan spiritual dari tahun sebelumnya," pungkasnya.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini