nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lahan Kebun Sawit Terbakar, Kabut Asap Selimuti Kabupaten Madina

Liansah Rangkuti, Jurnalis · Senin 19 Maret 2018 14:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 19 340 1874796 lahan-kebun-sawit-terbakar-kabut-asap-selimuti-kabupaten-madina-fsmujClba8.jpg Lahan kelapa sawit yang terbakar (foto: Istimewa)

MADINA - Lahan kebun sawit yang terbakar di Desa Sinunukan 6, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, menimbulkan kabut asap.

Pemadaman api tersebut dengan mempergunakan alat berat berupa Exavator dan mobil damkar baik milik Sejumlah perusahaan kebun sawit di sekitar lahan maupun milik Pemerintah Daerah Madina.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Dandim 0212/TS Letkol Arm Azhari, saat ini ada sebanyak 4 unit mobil Damkar, 2 unit Exavator dan Alkon Polres dan polsek sebanyak 5 unit yang dipergunakan mereka untuk melaksanakan pemadaman api.

"Sampai hari minggu kemarin kita terus melaksanakan pemadaman, titik api yang ada dengan menggunakan sejumlah mobil damkar dan alat berat milik sejumlah perusahaan," kata Letkol Arm Azhari kepada Okezone, Senin (19/3/2018).

Diperkirakan, sebanyak 40-50 hektar lahan gambut dan kebun sawit terbakar di kawasan Desa Sinunukan 6, Kecamatan Sinunukan, Madina. Kebakaran sudah berlangsung selama empat hari berturut.

Menurut warga serta pemilik kebun, lahan terbakar semakin meluas akibat cuaca panas, angin kencang dan sulitnya akses air.

"Untuk menghindari meluasnya api ke lokasi lain, alat berat milik salah satu PT. Gruti melakukan Kanalisasi dengan melaksanakan normalisasi parit sekitar lokasi lahan masyarakat guna menghindari penyebaran titik api," sambungnya.

Selanjutnya, Dandimn0212/TS menyampaikan bahwa alat berat dan mobil Damkar milik PT. Gruti melakukan kegiatan pemadaman dilahan masyarakat yang berbatasan dengan lahan Plasma KUD Sinunukan 6 Blok B posisi arah Barat.

"Sementara untuk alat berat PT. Sago Nauli melakukan pemadaman di lokasi lahan masyarakat yang berbatasan dengan pemukiman masyarakat Jalur 1 posisi arah Timur dgn melakukan kanalisasi dgn normalisasi parit sekitar lokasi lahan yang terbakar," tambahnya

Lebih lanjut, ia menjelaskan kondisi kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Batahan bahwa Arah Barat yang berbatasan dengan Lahan Plasma KUD di Blok B, titik api sudah mulai dapat dipadamkan.

"Arah Timur, Lokasi di sekitar pemukiman Jalur 1 titik api tidak melebar karena tiupan angin dari Timur ke Barat dan dilakukan upaya penyemprotan dengan mempergunakan Mesin Penyemprot air (Alkon) dari Polres sehingga tidak melebar," terang Azhari.

"Sampai saat ini, api sudah bisa dikendalikan dan aktifitas pemadaman masih tetap dilakukan. Keadaan cuaca mulai mendung dan hujan sudah mulai turun," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini