nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Sampit Bunuh Adik Ipar Gara-Gara Uang Rp50.000

ant, Jurnalis · Senin 19 Maret 2018 20:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 19 340 1875054 warga-sampit-bunuh-adik-ipar-gara-gara-uang-rp50-000-3S9IMLebae.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

SAMPIT - Saripudin (38) Warga Desa Tangar, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng terpaksa membunuh adik iparnya Gazali Rahman (23) karena memaksa meminta uang.

Sonia ibu korban saat di rumah sakit dr Murjani Sampit, Senin (19/3/2018) mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Minggu 18 Maret 2018 sekitar pukul 11.30 WIB.

"Kejadian itu bermula ketika korban hendak meminta uang kepada istri pelaku sebesar Rp50 ribu, namun tidak diberi," terangnya.

Merasa kesal tidak diberi uang, korban yang sering mabuk itu pun berseteru dan sempat hendak melontarkan pukulan ke wajah sang kakak. Melihat kejadian itu, pelaku pun berusaha mencegah. Akan tetapi korban kembali berbuat onar.

"Dari situlah menantu saya itu kehilangan kesabaran dan langsung mengambil senjata tajam yang ada di tiang rumah. Kemudian ditebaskan ke beberapa bagian tubuh anak saya," jelasnya.

Korban seketika meninggal dunia dengan beberapa luka besar, di bagian tengkuk leher korban hingga mengeluarkan banyak darah. Tidak berapa lama setelah melakukan tindakan brutal tersebut, pelaku langsung melarikan diri.

"Sekarang saya tidak tahu abah Iwan (nama panggilan pelaku) ada di mana. Tidak berapa lama setelah kejadian itu, dia langsung pergi," ucapnya.

Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit dr Murjani Sampit untuk dilakukan visum. Namun belum hasilnya belum dipublikasikan ke awak media. Sementara hingga berita ini dimuat belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Namun menurut informasi, aparat kepolisian sedang melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara dan sedang melakukan pencarian terhadap pelaku.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini