nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pejantan Terakhir Mati, Spesies Badak Putih Utara Di Ambang Kepunahan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 20 Maret 2018 15:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 20 18 1875402 pejantan-terakhir-mati-spesies-badak-putih-utara-di-ambang-kepunahan-5mdJ4kVEYd.jpg Foto: Reuters

NAIROBI - Spesies badak putih utara terancam punah dari dunia setelah pejantan terakhirnya dilaporkan mati di Kenya. Keberlangsungan sub spesies badak putih itu saat ini bergantung hanya pada dua ekor badak betina yang tersisa.

BACA JUGA: Tolong! Badak Jawa Hanya Tersisa 67 Ekor, Semua Pihak Harus Bantu Melindungi

Kesehatan, Sudan, si badak putih jantan telah memburuk dalam beberapa hari terakhir. Sudan yang berusia 45 tahun telah dirawat karena masalah terkait usianya yang sudah tua dan beberapa infeksi.

Sampai saat kematiannya, Sudan hidup di Kawasan Konservasi Ol Pejeta di Kenya dengan dikelilingi penjaga bersenjata untuk melinduginya dari para pemburu liar.

Pada Selasa, 20 Maret, kelompok konsevrvasi lingkungan hidup, WildAid mengumumkan bahwa tim dokter hewan yang merawat Sudan mengambil keputusan untuk menyuntik mati badak itu. Keputusan tersebut diambil setelah kondisinya kesehatan Sudan memburuk secara signifikan.

"Dia adalah seekor raksasa yang lembut, kepribadiannya luar biasa dan mengingat ukurannya, banyak orang yang takut padanya. Tapi tidak ada yang jahat mengenai dirinya," kata perwakilan dari Ol Pejeta, Elodie Sampere sebagaimana dilansir CNN, Selasa (20/3/2018).

Para peneliti berhasil menyelamatkan material genetik dari Sudan sebelum badak itu disuntik mati. Dengan material tersebut, mereka berharap dapat melakukan inseminasi buatan pada dua badak putih utara betina yang masih tersisa.

"Kami hanya bisa berharap bahwa dunia belajar dari hilangnya Sudan yang menyedihkan dan mengambil setiap tindakan untuk mengakhiri semua perdagangan cula badak. meski harga cula badak jatuh di China dan Vietnam, perburuan cula masih mengancam semua spesies badak," kata CEO WildAid, Peter Knights.

Badak banyak menjadi sasaran para pemburu liar karena adanya kepercayaan di Asia bahwa cula mereka menyembuhkan berbagai penyakit. Para ahli mengatakan perdagangan cula badak menjadi lebih menguntungkan daripada narkoba karena hal ini.

BACA JUGA: "Tak Ada Analisis Medis yang Menyebutkan Cula Badak Berkhasiat"

Spesies badak hitam barat telah dinyatakan punah tujuh tahun lalu akibat perburuan liar. Sementara lima spesies badak yang tersisa semuanya berada dalam status terancam punah.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini