nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TKI Dieksekusi Mati, DPR RI Pertanyakan Kinerja KBRI

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 20 Maret 2018 07:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 20 337 1875149 tki-dieksekusi-mati-dpr-ri-pertanyakan-kinerja-kbri-UjPc6u3b6W.jpg Ilustrasi TKI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf memprotes keras atas eksekusi TKI asal Indonesia Muhammad Zaini Misrin Arsyad tanpa pemberitahuan oleh pemerintahan Arab Saudi. Disisi lain Ia juga mempertanyakan kinerja Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Arab Saudi.

"Sejauh mana pemerintah kita mendampingi Zaini, tentu pendampingan itu dilakukan tapi pro aktif engga (pemerintah) kita sehingga bisa kecolongan (ada eksekusi tidak) tahu, jangan-jangan kita engga proaktif," katanya kepada Okezone, Senin, (19/03/2018).

Dede juga menungkapkan, memprotes keras pemerintahan Arab Saudi atas ekseskusi tersebut. Menurut dia harusnya pemerintahan Saudi memberi tahu Indonesia hal itu sudah ketentuan UU.

"Kita harus protes dong hal itu berlaku sama di negara kita kalo ada warga negara asinf yang mau dieksekusi kita pasti mengundang engga diem-diem aja," terangnya.

Sebelumnya, Zaini Misrin dituduh membunuh majikannya, Umar Abdullah bin Umar, pada 13 Juli 2004. Pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur, itu divonis hukuman mati qisas pada November 2008.

Pihak pengacara sudah dua kali mengajukan permohonan PK pada 2017 dan Januari 2018. Akan tetapi, hukuman mati qisas hanya bisa dihapuskan apabila ahli waris, dalam hal ini anak korban, tidak memberikan maaf hingga detik akhir eksekusi.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini