nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Jatuhnya Besi Rusun Pasar Rumput

Badriyanto, Jurnalis · Selasa 20 Maret 2018 10:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 20 338 1875222 polisi-akan-gelar-perkara-kasus-jatuhnya-besi-rusun-pasar-rumput-yxOeeP2jJc.jpg Ilustrasi (dok. Okezone)

JAKARTA - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan masih terus menyelidiki kasus jatuhnya besi holo proyek Rusunawa, Pasar Rumput, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan. Kecelakaan tersebut menewaskan seorang warga atas nama Tarminah (54) yang sedang berbelanja di pasar yang tidak jauh dari kawasan tersebut.

Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Budi Sartono mengatakan, pihaknya sedang mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan analis hasil olah TKP, sebelum menyimpulkan penyebab kecelakaan kerja tersebut.

"Kemarin Reskrim Polres baru selesai olah TKP dan pendalaman saksi saksi kembali," kata Budi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (20/3/2018).

(Baca: Tarminah Tewas Tertimpa Besi Rusun Pasar Rumput, Pemprov DKI Panggil PT Waskita Karya)

Dikatakan Budi, setidaknya sudah ada lima saksi yang telah diminta keterangannya, selain warga di pasar, polisi juga telah interogasi pihak mandor proyek. Setelah semuanya dianggap cukup penyidik akan segera gelar perkara untuk menyetujui kasus hukum kecelakaan kerja itu.

"Nanti akan disampaikan secara resmi hasilnya setelah Reskrim melaksanakan gelar, untuk penentuan pidana dan siapa tersangkanya, sabar yah," pungkasnya.

(Baca juga: Pemprov DKI Akan Beri Sanksi Pengembang Rusun Pasar Rumput)

Seperti diketahui, kecelakaan kerja itu terjadi pada Minggu 18 Maret kemarin sekira pukul 09.25 WIB. Dimana sebuah besi hollow proyek Rusun yang dikerjakan PT Waskita Karya itu jatuh dari lantai 10 dan mengenai Tarminah yang sedang berbelanja di Pasar yang tidak jauh dsri lokasi proyek tersebut.

Material bangunan itu terjatuh dan menimpa Tarminah saat sedang berbelanja sayuran bersama adiknya. Namun, sejauh ini polisi masih menelusuri apakah ada atau tidak unsur kelalaian terkait proyek Rusunawa yang digarap PT Waskita Karya itu.

 

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini