nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bawa Kabur Anak di Bawah Umur, Pria Beristri Ditangkap Polisi

Arsan Mailanto, Jurnalis · Kamis 22 Maret 2018 00:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 21 340 1876145 bawa-kabur-anak-di-bawah-umur-pria-beristri-ditangkap-polisi-vu9WOvXrV6.jpg Pelaku SR saat dibawa di Polda Babel (foto: Arsan/Okezone)

PANGKALPINANG - Kepolisian Bangka Belitung (Babel) berhasil meringkus seorang pria SR (45) warga kabupaten Bangka Tengah, lantaran melarikan dan melalukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

SR ditangkap pasca petugas kepolisian menerima laporan dari orangtua korban beberapa waktu lalu. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi kemudian berhasil menangkap pelaku di sebuah kontrakan di Kawasan Ciledug Raya, Jakarta pada Sabtu lalu.

Mirisnya, pelaku diketahui telah beristri dan memiliki dua orang anak. Kini tersangka tertunduk lesu menyesali perbuatannya, saat digiring ke Ruang Pelayanan Khusus Perempuan dan Anak Ditkrimum Polda Babel, Rabu 21 Maret 2018.

Kasubdid PPA Ditrimum Polda Babel, AKBP Hermawan mengatakan, bahwa petugas kepolisian sudah mendapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan tersangka ini.

"Kemudian kita berkoordinasi dengan unit Jatanras Polda Metro Jaya, termasuk dengan Polres Jakarta Barat untuk membantu penangkapan. Lalu tersangka ini kita jemput dan di bawa ke sini pada Minggu lalu," ujarnya kepada awak media di Mapolda Babel di Pangkalpinang, Rabu (21/3/2018).

Menurut dia, tersangka telah sekitar satu bulan membawa kabur korban. Padahal korban masih mengenyam pendidikan SMA dan baru duduk di bangku kelas dua.

"Ketika di tangkap, tersangka sedang tidur di kos-kosannya bersama dengan korban. Karena waktu penangkapan itu sekira pukul 03.00 WIB dini hari," terang Hermawan.

Sementara tersangka SR mengaku sudah satu tahun menjalani hubungan asmara dengan korban. Diakuinya telah melakukan hubungan layaknya suami istri tersebut atas dasar suka sama suka.

"Saat berhubungan, dia (korban,-red) belum kasih tau berapa umurnya. Tapi yang saya tau dia itu masih kelas dua SMA," ungkapnya.

Menurut SR, dirinya membawa kabur korban ke Jakarta, kendati hubungan asmaranya tidak disetujui orangtua korban.

"Keluarga saya dan dia sudah bertemu sebelumnya untuk mengatur pernikahan. Tapi gak tau kenapa pihak keluarganya tidak setuju," kilahnya.

Alhasil selama menjalani hubungan gelap tersebut, kini korban yang masih berusia 15 tahun tersebut hamil 3 bulan. Namun, proses hukum tetap dijalani SR guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Sebab telah melanggar UU hukum negara.

Pelaku terancam hukuman penjaga maksimal 15 tahun, karena melanggar Pasal 81 ayat (2) undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak. Dan kini tersangka mendekam di sel tahanan Mapolda Bangka Belitung.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini