nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BMKG Sebut Intensitas Hujan di Bandung Masih Berdampak Terjadi Banjir

CDB Yudistira, Jurnalis · Rabu 21 Maret 2018 12:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 21 525 1875826 bmkg-sebut-intensitas-hujan-di-bandung-masih-berdampak-terjadi-banjir-jiQlgeP7cW.jpg Ilustrasi banjir (Foto: Okezone)

Bandung - Kepala Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, Tony Agus Wijaya, mengeluarkan peringatan hadirnya intensitas hujan masih bisa berdampak terhadap terjadinya banjir untuk beberapa wilayah di Bandung.  

Tony mengatakan, hingga saat ini, Bandung masih ada di musim penghujan. Umumnya Cerah di Pagi Hari, potensi hujan di siang-sore.

"Masih ada potensi (hujan). Karena Bandung masih memasuki musim hujan sampai Mei," katanya saat di konfirmasi melalui pesan singkatnya, Rabu (21/3/2018).

Tony mengatakan, cuaca yang dominan di pagi hari cerah, maka pada siang harinya, mulai terbentuk awan Cumulonimbus (Cb)/ awan hitam berlapis, yang berpotensi menyebabkan hujan lebat durasi singkat, petir, angin kencang, hujan es.

Menanggapi itu, Kasi rehabilitasi sebagai manajer Pusdalops BPBD Provinsi Jabar, Budi, menghimbau warga untuk waspada dengan cuaca saat ini.

"Memang puncak hujan diperkirakan sampai akhir Maret ini di perkirakan tetap berlangsung diatas normal, semacam kemarin, tetapi dengan intesitas, yang tidak terlalu lama. Di harapkan yah masyarakat memang waspada terhadap kondisi cuacanya," kata Budi via sambungan telefonnya.

Budi juga menghimbau masyarakat untuk turut serta menjaga lingkungan, guna antisipasi bencana banjir yang terjadi seperti kemarin di kota Bandung.

"Terkait dengan pembersihan lingkungan dan sekitarnya. Karena kita lihat bersama saat terjadinya hujan juga banyak sampah-sampah yang banyak menutupi saluran-saluran air. Sehingga banyak terjadi genangan," ungkapnya.

Dengan masih adanya adanya ancaman hujan lebat, kepolisian di kota Bandung juga siaga menyiapkan pasukan siaga bencana, yang siap diturunkan, saat terjadi bencana. Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo, menyebutkan, pihaknya bakalan berkordinasi dengan instansi terkait, untuk penanganan dan siaga bencana di kota Bandung.

"Kita kordinasi dengan instansi terkait, kita bantu dan siagakan pasukan kita, untuk siap turun manakala terjadi bencana," kata Hendro saat di temui terpisah.

Seperti diketahui, Hujan lebat kemarin sore, Selasa 20 Maret 2018, menyebabkan banjir bandar di Kota Bandung. Sejumlah ruas jalan pun tergenangi air.

Kerusakan yang ada pasca banjir kemarin, terdapat di lima titik yang kerusakan banjir kemarin. Diantaranya di Komplek Alam Resik, Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, 10 rumah tergenang air dan lumpur serta satu unit mobil terbawa arus.

Kemudian, di komplek Cluster Jati Asih, 10 rumah tergenang air dan lumpur. Di kawasan jalan A.H. Nasution, Cicabe, Jatihandap dua rumah pada bagian dapur roboh. Selanjutnya di pemukiman padat sekitar Jatihandap, satu jembatan penyebrangan kecil bergeser.

Selain itu, di kawasan Jalan A yani, Cicaheum, 17 mobil dan 12 motor rusak akibat terendam banjir bandang. Kejadian tersebut juga mengakibatkan Jl. A.H. Nasution seputaran Terminal Cicaheum tergenang air dan lumpur sehingga arus lalu lintas padat.

Kondisi saat ini, warga bersama dengan Diskar, serta petugas penanggulangan bencana Provinsi Jawa Barat, serta instansi terkait lainnya, tengah lakukan pembersihan di rumah-rumah warga yang terkena dampak banjir disertai lumpur, serta pembersihan-pembersihan di titik-titik jalan kota Bandung, yang terimbas banjir disertai lumpur.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini