nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Warga Buleleng Tewas Disambar Petir

Nurul Hikmah, Jurnalis · Jum'at 23 Maret 2018 01:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 23 340 1876753 dua-warga-buleleng-tewas-disambar-petir-X8f9MUlByo.jpg Ilustrasi. Foto Okezone

BULELENG – Dua warga Kabupaten Buleleng tewas tersambar petir, Kamis (22/3/2018).

Berdasarkan data yang dihimpun korban tersambar petir itu diketahui bernama Jro Mangku Putu Laba warga Dusun Yeh Anakan, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Buleleng, dan Made Wista warga Desa Kalibukbuk, Buleleng.

Untuk korban Jro Laba sempat dilarikan ke Rumah Sakit Santi Graha Seririt untuk segera mendapatkan perawatan medis, akibat korban menderita luka parah.

Namun sayang, korban yang juga sebagai jro mangku Pura Segara Yeh Anakan ini, dinyatakan tewas akibat luka bakar yang diderita usai tersambar petir.

Korban pertama diketahui tergeletak oleh anaknya sendiri bernama Gede Mas Pariawan. Awalnya, anak korban mencari orang tuanya yang tidak pulang setelah hujan. Yang saat itu orang tuanya sedang ngusir burung di sawah.

Saat dicari, korban dilihat sudah tergeletak di ranggon sawah, dengan kondisi baju dan badan korban sudah terkelupas seperti usai terbakar.

Adanya warga yang tewas disambar petir ini dibenarkan oleh Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Nyoman Suartika.

“ Memang ada dua orang yang tewas disambar petir. Kejadinya tadi sekira pukul 18.30 Wita,”terangnya.

Sementara itu banjir terjadi di beberapa titik di wilayah Kota Singaraja, Buleleng yang memang langganan banjir. Seperti, di Jalan Srikandi Desa Sambangan, Jalan Laksamana Desa Baktiseraga, jalan Serma Karma Desa Panji, Jalan Ahmad Yani Barat sampai perempatan Pantai Penimbangan-Desa Panji.

Kemudian, di wilayah Kelurahan Banyuning, jalan Jalak Putih Kelurahan Banyuasri jalan Pulau Sugara Kelurahan Kampung Baru, wilayah Kelurahan Kaliuntu, wilayah Kelurahan Kampung Anyar, termasuk di Desa Anturan, dan beberapa titik wilayah lainnya. Banjir yang terjadi, merendam beberapa rumah warga dan jalan raya.

Adanya banjir yang melanda Buleleng ini dibenarkan oleh Kepala Pelaksana Badan Penggulangan Bencana Daerah Buleleng, I Made Subur.

“ Ada beberapa daerah memang tadi sempat banjir. Dan airnya saat ini sudah agak surut. Warga rata-rata masih berada di rumahnya masing-masing,” katanya.

BPBD masih melakukan pendataan terkait dengan jumlah kerugian materiil akibat bencana banjir yang diakibatkan oleh hujan dengan intensitas tinggi disertai dengan angin kencang dan petir, yang melanda wilayah Kabupaten Buleleng.

“ Berapa jumlah desa yang kena banjir pun masih kami data. Hari ini banyak kejadian, bukan hanya banjir dan warga tewas namun juga ada banyak pohon tumbang,” pungkasnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini