nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sandiaga Kaget Masih Menemukan Makanan Seharga Rp1.000

Bramantyo, Jurnalis · Minggu 25 Maret 2018 16:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 25 512 1877636 sandiaga-kaget-masih-menemukan-makanan-seharga-rp1-000-g95WDnztiT.jpg Sandiaga berkunjug ke Kota Solo (Foto: Bramantyo/okezone)

SOLO - Wakil Gubenur DKI Jakarta Sandiaga Uno terkejut saat masih ada makanan seharga Rp 1000 di Kota Solo, Jawa Tengah. Keterkejutan Sandi ini terlihat kala orang nomer dua di DKI Jakarta itu mampir di toko penjualan serabi Haji Umar, yang terletak di kawasan Jalan Gatot Subroto, Notosuman, Serengan, Solo.

"Enak banget ini serabi. Berapa tadi harganya? Seribu ya. Hebat ya, di zaman seperti ini masih ada makanan seenak ini. Ini kalau di Jakarta dengan harga seribu laris banget. Yang beli pasti antri-antri," ujar Sandi sambil tertawa lepas, Minggu (25/3/2018).

Karena suka, Sandi terlihat begitu lahap memakan serabi yang disuguhkan di hadapannya. Tak hanya itu, Sandi juga tergoda untuk membuat Serabi sendiri. Sandi terlihat begitu serius saat membuat serabi. Karena takut salah memasukan bahan serabi, Sandi pun berulang - kali menanyakan bahan-bahannya sudah benar apa tidak.

"Lumayan panas, mudah-mudahan tidak sepanas politik Indonesia. Ini kalau dikemas (serabi) dengan baik, akan menjadi usaha mikro menengah yang bisa menjadi brand luar biasa,"ungkap Sandi.

Tak hanya jatuh cinta terhadap srabi asli Solo. Sandi pun mengaku suka dengan soto asli Solo. Ini diucapkan Sandi usai makan siang di Soto Kirana.

Bahkan Sandi pun mengaku kalau dirinya sudah lama mendengar ketenaran soto Kirana jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Wakil Gubenur. Namun, baru kali inilah Sandi bisa menikmatinya.

"Saya itu sudah lama mendengar kalau Soto Kirana ini enak. Dan baru sekarang saya merasakannya. Dan benar-benar enak. Kalau ada di Solo, saya bisa-bisa gemuk. Lah, makan terus dan makanannya enak-enak," ungkapnya.

Tak heran bila Sandi menyebut Jawa Tengah adalah jantungnya Indonesia. Selain jumlah populasi Jawa Tengah paling besar, kekuatan ekonomi Jawa Tengah diibaratkan Sandi seperti Raksaksa yang tengah tertidur.

"Nah itu semua tergantung pemimpinnya. Pak Dirman (Sudirman Said) ini kan dekat dengan Pak Jokowi. pernah kerja dengan Pak Jokowi. Tinggal bersinergi saja membangun Raksaksa yang tengah tertidur ini agar ekonominya terbangun, lapangan kerja tercipta dan biaya hidup terjangkau," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini