nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Bangladesh Ditangkap Usai Palsukan Kematian Akibat Kalah Taruhan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 28 Maret 2018 03:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 27 18 1878786 pria-bangladesh-ditangkap-usai-palsukan-kematian-akibat-kalah-taruhan-TELjuteYrE.jpg Ilustrasi penangkapan (Foto: Suzanne Plankett/Reuters)

DHAKA – Kepolisian Bangladesh menangkap seorang pria yang memalsukan kematiannya di media sosial dengan menggunakan jus buah berwarna merah sehingga terlihat mirip darah manusia. Tindakan itu dilakukannya demi menghindari kewajiban membayar uang taruhan senilai USD1.800 (setara Rp25 juta).

Video mengenai kematian palsu Adel Shikder itu dibagikan lebih dari 10 ribu kali sehingga menjadi viral di media sosial. Ia diketahui kalah taruhan final kriket antara tim nasional Bangladesh melawan India.

“Dia menyewa seorang make-up artist untuk merekam video pembunuhan palsu tersebut setelah tahu kalah taruhan Final Kriket antara Bangladesh dengan India,” ujar petugas Kepolisian Dhaka, Kamruzzaman Sardar, melansir dari Straits Times, Rabu (28/3/2018).

Kepolisian Bangladesh menuturkan, dalam video itu terlihat ada tiga orang. Dua orang nampak menggorok leher Shikder setelah menjatuhkan pria berusia 28 tahun itu ke tanah. Ketiga orang itu diketahui menggunakan sirup buah berwarna merah sebagai darah palsu.

Video itu dikirimkan Shikder dengan nama samaran kepada seseorang yang bertaruh dengannya.

“Dia sudah memenangkan uang dari orang yang sama pada pertandingan semifinal antara Bangladesh-Sri Lanka. Dia menghabiskan uang itu dan kemudian bertaruh lagi di final dengan jumlah yang lebih besar,” imbuh Sardar.

Shikder menelefon adiknya dengan menyamarkan suaranya dan mengatakan untuk menemukan jenazahnya di Chittagong, sekira 200 kilometer (km) dari Dhaka. Kerabat dan polisi lantas bergerak mencari jenazah Shikder setelah keluarga melapor kepada pihak berwenang.

Kasus itu terkuak setelah polisi menangkap make-up artist yang disewa oleh Shikder pada Sabtu 24 Maret. Keesokan harinya, pelaku ditangkap di Distrik Faridpur oleh polisi.

“Saya melakukan itu agar dia tidak terus menagih uang. Saya tidak tahu kalau akhirnya akan seperti ini,” ujar Adel Shikder.

Taruhan atau judi adalah hal yang ilegal di Bangladesh. Namun, dalam beberapa tahun terakhir sering judi kriket terselubung meroket di negara tersebut. Perputaran uang senilai jutaan dolar Amerika Serikat (AS) selama musim kriket dan turnamen internasional berlangsung terlalu menggoda bagi para petaruh hingga berani mengakali hukum serta aturan yang berlaku.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini