nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gelar Musrenbang, Kabupaten Pasangkayu Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Meningkat

Joni Banne, Jurnalis · Kamis 29 Maret 2018 13:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 29 340 1879583 gelar-musrenbang-kabupaten-pasangkayu-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-meningkat-qFxnru0odP.jpeg

PASANGKAYU - Pemerintah Kabupaten Pasangkayu melaksanakan Musyawaran Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pasangkayu 2019 yang digelar oleh Bappeda Litbang Pasangkayu di salah satu hotel di kota Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Musenranbangda tersebut mengambil tema, "Mapankan Pembangunan Infrastruktur dan Daya Saing Sumber Daya untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Berkualitas".

Musrenbang ini merupakan suatu wadah untuk memberikan ruang kepada masyarakat dalam berperan aktif mengawal dan menentukan arah pembangunan daerah serta merupakan pendekatan secara Bottom-up (dari bawah/masyarakat ke atas/penentu kebijakan) yang menyusun prioritas usulan dari masyarakat dengan mengkategorikan berdasarkan urusan dan alokasi anggaran.

Kegiatan Musrenbang ini merupakan agenda kegiatan tahap lanjutan yang sebelumnya telah diawali dengan rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan tingkat Dusun, Desa, Kelurahan dan Kecamatan se-Kabupaten Pasangkayu.

Musrenbangda RKPD Kabupaten Pasangkayu ini dibuka oleh Bupati yang di wakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan Dan Kesra Kabupaten Pasangkayu. Dalam kesempatan tersebut juga hadir Gubernur Sulawesi Barat yang diwakili Staf ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Provinsi Sulawesi Barat, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, dan Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Barat.

Kemudia, turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Pasangkayu hingga jajarannya, dan unsur Muspida Kabupaten Pasangkayu, serta jajaran OPD Pemerintahan se-Kabupaten Pasangkayu dan tokoh masyarakat dari berbagai kalangan.

Sementara Kepala Bappeda Litbang Firman, S.Pi,. MP, dalam Laporan Kegiatan tersebut menjabarkan tentang tahapan penyusunan RKPD tahun 2019 berdasarkan permendagri 86 tahun 2017.

“Berdasarkan arahan tema RPJMD bahwa ditahun 2019 merupakan tahun ke 3 menekankan pada kesejahteraan dan ekonomi masyarakat yang didukung infrastruktur, oleh karena itu Pemkab Pasangkayu memantapkan Tema Pembangunan yaitu Mapankan Pembangunan Infrastruktur dan Daya Saing Sumberdaya untuk Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas, hal ini untuk tetap menata bagaimana pasangkayu baru, pasangkayu bangkit,” papar Firman.

Lebih lanjut, Firman mengatakan, Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa telah memberikan tagline dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan di tahun 2019 yaitu Pasangkayu Baru, Pasangkayu Bangkit. Tagline ini bukan lahir begitu saja, tetapi didasari pada pertimbangan dan analisis. Bahwa akhir-akhir ini dari evaluasi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pasangkayu telah mengalami penurunan, dari 16,40% di tahun 2014, 8,8% di tahun 2015, dan pada tahun 2016 menjadi 4,03%. Ini berarti bahwa di tahun 2018 – 2019 merupakan adanya kebangkitan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi.

"Estetika Kabupaten Pasangkayu perlu ditingkatkan, sehingga format pemaparan konseptual infrastruktur kota itu harus menjadi bagian dalam bentuk tagline Pasangkayu Bangkit," tegasnya.

Selain itu, Firman juga menyebutkan sistem pemerintahan daerah yang perlu ditata kembali, diciptakan sesempurna mungkin dalam penataan sistem pemerintahan secara vertikal maupun horizontal.

"Oleh karena itu bapak bupati menekankan kepada kami bahwa hendaknya di dalam penyusunan perencanaan itu berbasis pada tagline Pasangkayu Bangkit,” ungkapnya.

Pasangkayu Bangkit, ungkap Firman, juga merupakan manifestasi dari pendekatan secara nasional dan merupakan kepanjangan dari pembangunan kawasan secara terintegrasi dan terpadu melalui pendekatan bangkit. Oleh karena itu berdasarkan tagline inilah Bappeda Litbang bersama seluruh Kepala OPD Pasangkayu menetapkan program kegiatan secara fokus, tuntas dan bermanfaat, dengan tagline ini pula semangat kebersamaan dan keberagaman yang telah diukur KAP-KP (Komite Aksi Pembentukan-Kabupaten Pasangkayu) di dalam pembentukan Kabupaten Pasangkayu.

Oleh karena itu, pendekatan bangkit ini merupakan tindak lanjut dari 20 program Kabupaten Pasangkayu yaitu Sanggayu Smart, dengan dasar inilah Bappeda Litbang bersama Tim melakukan penyusunan kegiatan pada rencana kegiatan pembangunan tahun 2019 sesuai dengan arahan yakni fokus, tuntas dan bermanfaat.

“Sasaran RPJMD untuk tahun 2019 pertumbuhan ekonomi akan dinaikan menjadi 6-8 %, dan pendapatan perkapita 53 juta dan 56 juta, tingkat kemiskinan akan berada pada 3-4 %, dan untuk tingkat pengangguran terbuka dikisaran 2 – 4 % dan IPM 65 – 66 %," tutup Firman.

Sementara sambutan Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) yang diwakili staf ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik Provinsi Sulbar Drs. H. Ibrohim, M.Si mengatakan, Musrenbang Kabupaten Pasangkayu pada hari ini yang mana telah sesuai dengan jadwal dan mekanisme yang termuat dalam Permendagri 86 Tahun 2017.

"Semoga kehadiran dan kebersamaan kita, dapat menciptakan sinergritas dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Pasangkayu," jelasnya.

Penyelenggaraan Murenbangda merupakan salah satu tahapan yang sangat penting dalam proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi maupun kabupaten yang merupakan pelaksanaan amanat UU Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

"Sebagai suatu amanah tentunya dalam pelaksanaan Musrenbang ini menjadi kewajiban untuk kita laksanakan secara baik dan bertanggung jawab," katanya.

Konsep perencanaan pembangunan telah mengalami perubahan di mana berdasarkan peraturan pemerrintah Nomor 17 Tahun 2017 tentang sinkronisasi proses perencanaan penganggaran pembangunan nasional bahwa perencanaan saat ini dilakukan melalui kebijakan money follow program prioritas melalui 4 pendekatan yang dicapai yaitu Tematik- Holistik, Integratif dan Spasial.

Pembangunan yang dilaksanakan oleh kabupaten telah sejalan dengan arah kebijakan pembangunan Provinsi Sulbar sehingga keberhasilan pembangunan yang kita capai saat ini merupakan andil dari seluruh kabupaten di sulawesi barat berbagai capaian pembangunan masing-masing kabupaten termasuk kab.

"Pasangkayu telah memberikan hasil yang baik serta secara real berkontribusi terhadap capaian kinerja makro pembangunan Sulawesi Barat,"Tutup Ibrohim.

Terpisah Bupati Pasangkayu yang diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, H. Makmur SE.,M.Si. mengatakan, ada beberapa penyampian dari Kepala Bappeda Litbang bahwa ada beberapa pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kab. Pasangkayu yang sangat mengembirakan antara lain adalah peningkatan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) dan penurunan tingkat kemiskinan dan perlu kita pikirkan bersama bagaimana untuk meningkatkan tingkat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pasangkayu.

“Yang sudah bagus kita pertahankan, bahkan kita tingkatkan tetapi yang menurun harus kita sama –sama merumuskan langkah apa yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kab. Pasangkayu sehingga bisa bangkit, sebagaimana tagline pemerintah yang disampaikan oleh Kepala Bappeda Litbang yakni Pasangkayu Bangkit," ungkapnya.

H. Makmur Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra juga meminta kepada Gubernur Sulawesi Barat agar melanjutkan pengembangan pembangunan infrastruktur yang ada di bantalaka yang hingga kini belum bisa digunakan oleh masyarakat. Sehingga, petani yang ada di sana bisa menikmati pembangunan inrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah.

“Kepada Pimpinan OPD, adanya perbaikan di dalam sistem Pemerintahan Daerah tingkatkan koordinasi dan sinkronisasi dalam rangka pelaksanaan kegiatan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan sehingga program Nawa Jiwa dapat terwujud sesuai dengan RPJMD Kabupaten Pasangkayu," tutup Makmur.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini