nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Jambi Resah, Tujuh Orang Jadi Korban Gigitan Anjing Liar

Azhari Sultan, Jurnalis · Jum'at 30 Maret 2018 13:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 30 340 1880045 warga-jambi-resah-tujuh-orang-jadi-korban-gigitan-anjing-liar-1SrIzml48W.jpg Ilustrasi.

JAMBI - Warga Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi kini sedang resah karena korban gigitan anjing liar yang terus bertambah. Hingga akhir Maret 2018, sudah ada tujuh warga jadi korban gigitan anjing.

Sementara, korban terakhir gigitan anjing liar adalah H Gandro (77), warga Jalan Kampung Baru, Kelurahan Mendahara Hilir. Dia digigit anjing pada betis kaki bagian kirinya pada Rabu (28/3).

Camat Mendahara, A Rozak mengatakan, hingga kini belum bisa dipastikan apakah anjing yang menggigit warganya itu terinfeksi rabies atau tidak. Terkait hal ini, Rozak mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjabtim untuk mengambil sampel anjing tersebut. Selain itu, pihaknya juga melakukan vaksinisasi rabies terhadap anjing-anjing yang ada.

Saat ini, lanjut Rozak, para korban yang mendapat gigitan anjing liar sudah mendapatkan perawatan di puskesmas. "Semua korban telah ditangani oleh pihak puskesmas dan sudah diberi vaksin anti-rabies dan akan dikontrol terus perkembanganya," ujar Rozak. Mengantisipasi kejadian serupa, Camat mengimbau kepada masyarakat untuk memberikan vaksin terhadap anjing peliharaanya minimal satu kali setahun.

Terpisah, Kepala Pukesmas Mendahara Ilir, Arlandi Kasman membenarkan adanya tujuh pasien yang terkena gigitan anjing di wilayah itu.

(Baca juga: Anjing Liar Kembali Makan Korban di Palembang, 1 Bocah Tewas)

"Beruntung dengan cepat datang ke pukesmas dan disuntik langsung agar penyebaran rabiesnya tidak terjadi pada pasien," paparnya kepada wartawan.

Dirinya juga mengimbau agar warga berhati-hati dan jangan mengganggu anjing liar. Dia juga menyarankan agar anjing piaraan dimasukkan ke kandang saat malam hari. "Anjing ini terkadang dibawa pemiliknya ke kebun dan berburu babi. Baiknya, saat balik dimasukan kembali ke kandangnya dan jangan dilepaskan," sarannya.

Arlandi juga menyarankan, bagi warga yang tergigit anjing segera ke rumah sakit terdekat atau ke pukesmas. "Jika dibiarkan gigitan anjing, bisa membahayakan, seperti kelakuan anjing juga dan nantinya akan seperti vampire. Bisa menggigit manusia juga bisa menyebabkan meninggal," katanya.

Kalau pasien, ujarnya, hanya rawat jalan. Sedangkan pihak dinas kesehatan dan peternakan sudah ke lokasi melihat para pasien. "Petugas juga memvaksin anjing guna mematikan virus rabies pada anjing," tutupnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini