nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

20 Orang Tewas dalam Kekerasan Bersenjata di Kashmir

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 02 April 2018 21:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 02 18 1881127 20-orang-tewas-dalam-kekerasan-bersenjata-di-kashmir-f4hY0rBH2Q.jpg Foto: Reuters

SRINAGAR – Pasukan keamanan India menewaskan sedikitnya tiga warga sipil dan melukai 70 lainnya di wilayah Kashmir yang bergejolak saat ratusan orang berusaha mencegah mereka melakukan operasi terhadap terduga kelompok militan.

BACA JUGA: Baku Tembak dengan Militan Kashmir, Tiga Tentara India Tewas

Sementara itu, 17 orang lainnya, termasuk 13 anggota kelompok militan terbunuh dalam baku tembak di selatan Kashmir. Kejadian tersebut merupakan kekerasan terburuk yang terjadi di Kashmir sejak awal tahun ini.

Reuters, Senin (2/4/2018) melaporkan, saat ratusan orang keluar ke jalan di Desa Kachdoora, Distrik Shopian mencoba untuk menghentikan baku tembak antara militan dan pasukan keamanan, tentara India menggunakan gas air mata dan senjata peluru bulat untuk membubarkan massa. Mereka kemudian akhirnya melepaskan tembakan.

Warga setempat mengatakan, pasukan keamanan akhirnya membatalkan operasi mereka di wilayah itu setelah protes tersebut. Polisi mengatakan, lima militan dan tiga tentara India tewas dalam pertempuran itu.

Pertempuran juga dilaporkan terjadi di dua desa lainnya di Kashmir pada Minggu, 1 April.

Direktur Jenderal Polisi Negara Bagian Kashmir, S.P. Vaid mengatakan, angkatan bersenjata India mendapatkan informasi mengenai militan yang bersembunyi di daerah dekat Desa Dragad, sekira 50 kilometer dari Ibu Kota Kashmir, Srinagar.

“Di Dragad, 7 mayat militan ditemukan termasuk beberapa komandan tinggi. Mereka tewas dalam baku tembak, ” kata Vaid. Dia menambahkan, pemilik rumah tempat para militan bersembunyi juga tewas.

Seorang militan lainnya dilaporkan tewas di Desa Dialgam, Distrik Anantnag sekira 60 kilometer dari Srinagar, sementara seorang militan berhasil ditangkap hidup-hidup.

Pihak berwenang telah memerintahkan sekolah-sekolah dan perguruan tinggi di Kashmir untuk tetap tutup pada Senin untuk mencegah terulangnya kekerasan. Pembatasan telah diberlakukan di beberapa daerah.

Seorang pejabat perkeretaapian, layanan kereta api ke Kashmir selatan telah ditangguhkan sebagai tindakan pencegahan. Layanan internet di lima distrik juga telah diblokir.

BACA JUGA: Tidak Tahan dengan Kekerasan di Kashmir, Polisi Ini Resign

Di distrik Pulwama di Kashmir selatan, pemerintah setempat memberlakukan pembatasan terhadap pergerakan orang dan kendaraan untuk mencegah kekerasan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini