Polisi Periksa Mandor Terkait Kecelakaan Kerja Proyek Rusunawa Pasar Rumput

Badriyanto, Jurnalis · Senin 02 April 2018 13:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 02 338 1880950 polisi-periksa-mandor-terkait-kecelakaan-kerja-proyek-rusunawa-pasar-rumput-EdthkBod7f.jpg Illustrasi garis polisi (foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar menyampaikan, pihaknya menemukan fakta baru dalam kecelakaan kerja proyek pembangunan Rusunawa Pasar Rumput, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Dimana, saat peristiwa itu terjadi ternyata sang mandor yang bertugas mengawasi pekerja itu tidak berada di lokasi.

"Pengawasnya waktu itu kan belum datang," ungkap Indra di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/4/2018).

Sebelum pengawas itu datang, ternyata pekerja sudah mulai pekerjaannya, dan akhirnya menyebabkan besi hollow proyek terjatuh dan menimpa seorang warga bernama Tarminah (54) yang sedang berbelanja di pasar yang tidak jauh dari kawasan tersebut. Tarminah pun meninggal dunia seketika.

"Harusnya dia menunggu, walaupun telat-telat sedikit kan dia menunggu karena hal itu perlu pengawasan. Jadi kalau pengawas lihat kan bisa diingatkan," tuturnya.

 (Baca juga: Polisi Tetapkan 1 Tersangka Atas Kecelakaan Kerja Proyek Rusunawa Pasar Rumput)

Menurut Indra, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut, ia akan memeriksa mandor tersebut kenapa bisa terlambat saat peristiwa kecelakaan kerja itu terjadi.

"Tetap kita periksa, tapi untuk sementara belum kita jadikan tersangka. Tapi kelalaian kerja sudah jelas disini," pungkasnya.

 (Baca juga: Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Jatuhnya Besi Rusun Pasar Rumput)

Sekadar informasi, penyidik telah menetapkan dua pekerja dalam kecelakaan kerja tersebut. Keduanya dinilai lalai karena bekerja tidak sesuai standard operating procedure (SOP) yang ditentukan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini