nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bisnis Lendir Menjamur di Apartemen, PKB Tuding Pemprov DKI Ceroboh

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 02 April 2018 20:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 02 338 1881187 bisnis-lendir-menjamur-di-apartemen-pkb-tuding-pemprov-dki-ceroboh-ObxSRhLk9M.jpg Paripurna DPRD DKI (Foto: Fadel Prayoga)

JAKARTA - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD DKI Jakarta menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kecolongan akibat menjamurnya bisnis prostitusi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Ia menduga pemerintah daerah kurang melakukan pengawasan sehingga bisnis lendir masih kerap terjadi di Ibu Kota.

Hal itu disampaikan anggota Fraksi PKB Abdul Azis saat Rapat Paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi DKI Jakarta tahun 2017-2022.

"Terkuaknya bisnis prostitusi di Apartemen kalibata City beberapa waktu yang lalu menandakan bahwa Pemerintah DKI Jakarta masih ceroboh dalam melakukan pengawasan terhadap apartemen maupun tempat-tempat terselubung yang dijadikan Iahan prostitusi dengan mengeksploitasi kaum hawa," kata Azis di Ruang Paripurna, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (2/4/2018).

Seperti diketahui, Aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil membongkar praktik prostitusi terselubung di sebuah Apartemen, tepatnya di Tower Cendana Kalibata City, Jakarta Selatan. Setidaknya, ada sebanyak empat orang yang berperan sebagai mucikari dalam kasus tersebut.

Wakil Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradi menyampaikan, praktik prostitusi itu mulia tercium polisi pada Selasa 13 Februari lalu. Masing-masing tersangka ada tiga orang perempuan yakni berinisial SL (50), IP (27), MP (21) dan satu orang lagi laki-laki berinisial YP (19), kini mereka digelandang ke Polda Metro Jaya.

"PSK sudah kami minta keterangan, mereka tertangkap tangan saat lakukan kegiatan disana," kata Ade di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis 29 Maret 2018.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini