nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PKL di China Jual Jus Tebu Bercampur Air Kotor

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 04 April 2018 03:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 03 18 1881600 pkl-di-china-jual-jus-tebu-bercampur-air-kotor-MwjZRJAO54.jpg PKL itu mencampur jus tebu buatannya dengan air kotor sehingga terlihat segar (Foto: South China Morning Post)

SHENZHEN – Seorang pedagang kaki lima (PKL) ilegal di Shenzhen, China, ditangkap oleh polisi karena menjual jus tebu yang dicampur dengan air gula kotor. Bukti pelanggaran tersebut dikuatkan dengan adanya beberapa ekor cacing mati yang mengambang dalam segelas jus tebu yang dijualnya.

Perempuan PKL tersebut mengklaim sebatang tebu yang dijualnya dapat menghasilkan lima gelas jus yang segar dan natural. Setiap gelas jus tebu dijual dengan harga 8 yuan (setara Rp18 ribu). Harga tersebut dianggap sedikit lebih mahal menurut daya beli masyarakat setempat.

Pelanggaran itu terungkap ketika petugas dari Dinas Tata Kota memeriksa kebersihan dagangannya pada 26 Maret. Petugas menemukan sebuah kompartemen yang ditutup dengan papan kayu di bawah mesin penggiling tebu di atas gerobak yang dipakai pedagang itu untuk berjualan di depan sebuah sekolah.

Di bawah papan, petugas menemukan kotak styrofoam berisi 20 liter air berwarna kuning yang telah dicampur dengan gula. Beberapa ekor cacing mati terlihat mengambang di cairan tersebut.

Pedagang itu mengalirkan air di dalam kompartemen ke mesin penggiling dengan pipa plastik sehingga dapat bercampur dengan tebu. Cara tersebut efektif untuk meyakinkan pelanggan bahwa tebu baru saja diperas dengan mesin.

“Perempuan ini sudah menjual jus tebu di area sekitar sini selama bertahun-tahun. Air-air tebu palsu ini dijual kepada anak-anak kita untuk diminum,” ujar seorang pejabat Dinas Tata Kota Shenzhen, mengutip dari South China Morning Post, Rabu (4/4/2018).

Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Dinas Tata Kota Shenzhen menarik perhatian orang-orang yang kebetulan melintas. Beberapa dari mereka sempat melihat pengecekan yang dilakukan petugas sementara orang yang baru saja membeli segelas jus tebu langsung membuangnya.

“Airnya sangat kotor. Jus tebu itu bahkan lebih buruk dibandingkan air keran,” ujar seorang pembeli.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini