Image

Masuki Tahun Politik, Anwar Usman Diharapkan Profesional dan Independen

Ulung Tranggana, Jurnalis · Selasa 03 April 2018 10:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 03 337 1881338 masuki-tahun-politik-anwar-usman-diharapkan-profesional-dan-independen-82xiCenZRa.jpg Anwar Usman dan Aswanto terpilih jadi pimpinan baru MK. (Foto: Antara)

JAKARTA – Anwar Usman resmi terpilih menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2018–2020 menggantikan Arief Hidayat. Anwar Usman dinilai akan langsung menghadapi tantangan berat pada tahun politik 2018, terkait penyelenggaraan pilkada serentak usai menjabat jadi Ketua MK.

Terkait hal itu, pengamat hukum dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad, menilai Anwar Usman harus bertindak profesional dan independen agar MK berjalan sebagaimana mestinya sebagai pengawal konstitusi.

“Ketua MK yang baru memang menghadapi tantangan yang berat terkait dengan tahun politik. Namun, jika bertindak profesional dan independen maka MK tetap akan berjalan sebagai pengawal konstitusi,” kata Suparji kepada Okezone, Selasa (3/4/2018).

Ia mengatakan, jika nantinya menghadapi perselisihan dari hasil suara pilkada, MK di bawah kepemimpinan Anwar Usman jangan hanya harus bersikap prosedural. Tapi, MK harus tetap mengutamakan profesionalitas dengan menjamin keadilan yang substansif.

“MK harus profesional, substantif, dan tidak sekedar prosedural.Oleh karena itu, MK jangan sampai hanya mahkamah kalkulator, tetapi harus menghadirkan keadilan substantif,” paparnya.

Suparji mengatakan, Anwar Usman harus bisa menjaga jarak dari pengaruh politik dan kekuasaan. Meski begitu, Suparji meyakini, Ketua MK pengganti Arief Hidayat itu memiliki integritas jika melihat jejak karier Anwar Usman yang lama di MA dan MK.

“Ketua MK harus menjaga jarak dari pengaruh politik dan kekuasaan. Latar belakang dari MA dan sudah berkarier lama di MK menjadi modal untuk bertindak secara berintegritas dan profesional,” ucapnya.

(Baca Juga: Fadli Zon Harap MK Ditangan Anwar Usman Bisa Lebih Adil)

Sementara itu, usai pelantikan kemarin, Anwar Usman memastikan bahwa MK akan netral saat Pilkada Serentak 2018 serta Pemilu2019.

"Insya Allah, saya pastikan semua hakim konstitusi mempunyai independensi masing-masing dan tidak mudah terpengaruh," ujar Anwar kepada wartawan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (2/4/2018).

(Baca Juga: Resmi Jadi Ketua MK, Anwar Usman: Kita Netral saat Pilkada Serentak)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini