nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MK: Anwar Usman Sudah Serahkan LHKPN 2017 ke KPK

ant, Jurnalis · Selasa 03 April 2018 12:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 03 337 1881404 mk-anwar-usman-sudah-serahkan-lhkpn-2017-ke-kpk-srXQ3SmXDC.jpeg Anwar Usman saat memberikan suara pada pemilihan Ketua MK baru di Gedung MK, Jakarta (Taufik Fajar/Okezone)

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mengklarifikasi informasi bahwa Ketua MK yang baru, Anwar Usman belum menyerahkan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) 2017 ke Komisi Pemberantasan Korupsi. MK menegaskan Anwar Usman sudah memperbarui LHKPN.

"Kami informasikan bahwa informasi tersebut tidak akurat, tidak sesuai fakta, dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," kata Kepala Biro Humas dan Protokol MK, Rubiyo, Selasa (3/4/2018).

Informasi yang dikatakan Rubiyo tidak sesuai fakta tersebut, dinilai MK berpotensi merugikan lembaga MK ataupun Ketua MK secara personal.

Rubiyo kemudian mengungkapkan bahwa Ketua dan Wakil Ketua MK terpilih Anwar Usman dan Aswanto telah menyerahkan LHKPN kepada KPK pada Maret 2017.

"Ketua MK Anwar Usman telah menyerahkan LHKPN kepada Direktorat PP LHKPN KPK pada 10 Maret 2017," kata Rubiyo.

Sementara Wakil Ketua MK Aswanto telah menyerahkan LHKPN kepada KPK pada 6 Maret 2017.

"Seluruh informasi LHKPN seluruh hakim konstitusi dan pejabat di lingkungan MK dapat diakses pada laman MK," pungkas Rubiyo.

(Baca juga: Ketua MK Anwar Usman Terakhir Lapor LHKPN pada 2011)

Sementara berdasarkan data LHKPN yang dirilis situs acch.kpk.go.id diketahui Anwar Usman terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 18 Maret 2011.

Ketika itu, dia masih menjabat sebagai Hakim Tinggi atau Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan Hukum Peradilan di Mahkamah Agung. Dalam situs tersebut disebutkan total harta kekayaannya Anwar mencapai Rp3.974.076.412 atau Rp3,9 miliar.

Dari jumlah itu, kekayaan Anwar Usman didominasi harta tak bergerak, berupa tanah dan bangunan senilai total Rp2.266.473.000.

Anwar Usman dan Aswanto terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua MK melalui proses pemungutan suara dalam Rapat Pleno Hakim Konstitusi (RPH) terbuka pada Senin 2 April kemarin.

Proses pemungutan suara dilakukan setelah proses musyawarah dalam RPH secara tertutup tidak mencapai mufakat.

Pada hari yang sama, keduanya mengucapkan sumpah jabatan dalam Sidang Pleno Khusus terbuka, yang dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah pejabat negara lainnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini