nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bantai Beruang Madu, 4 Warga Inhil Diperiksa Balai Penegakan Hukum LHK

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Selasa 03 April 2018 18:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 03 340 1881621 bantai-beruang-madu-4-warga-inhil-diperiksa-balai-penegakan-hukum-lhk-P8Rn5FG3tI.jpg Salah satu beruang madu yang dibantai 4 warga Inhil. (Foto: Ist)

PEKANBARU - Pihak Polres Indragiri Hilir (Inhil), Riau berhasil menangkap pembantai beruang madu. Kini kasusnya sudah dilimpahkan ke pihak Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum-LHK).

Kepala Balai Gakkum LHK Wilayah Sumatera seksi wilayah II Riau Eduward Hutapea mengatakan, pihaknya sudah menjemput para tersangka dan barang bukti dari Polres Inhil dan akan dibawa ke Pekanbaru.

"Saat ini mereka dalam perjalanan menuju Kantor Balai Gakkum di Pekanbaru, " ucap Eduwar, Selasa (3/4/2018).

Dalam penyergapan pelaku pembantain tiga ekor beruang madu, pihak Gakkum LHK turut serta bersama pihak Polres Inhil. Dia mengatakan, pihak LHK sejak beberapa hari lalu melakukan pengintaian terhadap para pelaku. Bersama polisi, keempat tersangka yang berhasil dibekuk yakni FS (33), JS (51), GS (54) dan JPDS (39).

(Baca juga: Bunuh dan Cincang 3 Beruang Madu, 4 Warga Inhil Riau Ditangkap)

"Setelah sampai di Kantor Gakkum, para pelaku akan langsung kita periksa," ucapnya.

Selain membawa tersangka, pihak Gakkum LHK juga membawa barang bukti berupa kulit dan empedu beruang serta menyita tali, senapan yang dipakai untuk membantai satwa dilindungi tersebut.

Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony menjelaskan, penangkapan keempat tersangka setelah video yang diunggah pelaku di media sosial. Bermodal video yang menjadi viral itu petugas berhasil mengidentifikasi pelakunya.

"Mereka membantai beruang itu dan daging dibagikan ke warga," ucapnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini