Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menkes: Stunting Ganggu IQ Anak

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Kamis, 05 April 2018 |20:59 WIB
Menkes: Stunting Ganggu IQ Anak
Menkes Nila F Moeloek
A
A
A

Nila melanjutkan, bahwa hasil riset kesehatan di 2013 sebesar 37,2 persen atau 8-9 juta anak Indonesia mengalami stunting. Jika dibiarkan, lanjutnya, maka saat dewasa mereka juga akan melahirkan anak stunting.

Anak dengan kondisi stunting banyak terjadi di wilayah timur Indonesia, seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Barat (Sulbar). Sementara itu, daerah yang cukup baik adalah Jakarta dan Bali. "Jawa Barat juga tinggi karena penduduk padat," jelas dia.

Ia menambahkan, bahwa masalah ini akan ditangani lintas kementerian. Menurutbdia, penindakan dengan intervensi melalui makanan bergizi juga tak akan cukup. Sebab, pemberian akses air bersih, sanitasi, dan transportasi juga diperlukan untuk mencegah stunting.

Pemerintah akan memberikan bantuan ke desa-desa melalui program padat karya tunai. Dengan begitu, nantinya fokus program ini untuk merevitalisasi pos pelayanan terpadu (posyandu).

"Saya minta masyarakat kita ingin dong, saya sederhana saja deh kita ingin sepak bola menang, tapi lihat dong postur kita dengan postur orang asing bedanya jauh. Nah sekarang kalau ingin menang perhatikan gizi anak," tandasnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement